Perihal ini dikatakan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) usai menonton tayangan perdana film ‘Sang Kiai’ yang menampilkan peran utama Mbah Hasyim dalam peristiwa bersejarah ’10 November 1945’ di Cinema XXI, Epicentrum, Jalan Rasuna Said Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (20/5) sore.
| Mbah Hasyim Tidak Memisahkan Islam dan Kebangsaan (Sumber Gambar : Nu Online) |
Mbah Hasyim Tidak Memisahkan Islam dan Kebangsaan
“KH Hasyim Asy‘ari sama sekali tidak membedakan Islam dan Kebangsaan. Berkat keluasan ilmu agama dan kebijaksanaannya, KH Hasyim Asy‘ari menilai kekuatan rakyat Indonesia pada dukungan Islam bagi Kebangsaan Indonesia,” tegas SBY di hadapan sedikitnya 100 penonton yang terdiri dari sejumlah menteri dan tamu undangan.Ustadz Felix Siauw Terbaru
Mbah Hasyim sebagai Rais Akbar NU berdiri di depan dalam memperjuangkan agama Islam dan bangsa Indonesia. Perjuangan Islam ditempuhnya melalui jalur pendidikan; pesantren, kata SBY.Ustadz Felix Siauw Terbaru
Sedangkan pembelaanya bagi bangsa diwujudkannya melalui keterlibatan aktif dalam revolusi pergerakan kemerdekaan Indonesia dari tentara Sekutu. Wujud konkretnya merupakan fatwa Resolusi Jihad NU yang mewajibkan setiap muslim yang baligh untuk mengangkat senjata di tempat pendudukan musuh, imbuh SBY.Karena pemahaman keislaman dan kebangsaan itu, SBY atas nama negara memberikan penghormatan kepada Mbah Hasyim yang sudah bergelar Pahlawan Nasional.
Semangat perjuangan seperti KH Hasyim Asy‘ari dan rakyat Indonesia, kini masih diperlukan. Karena, semangat perjuangan yang disertai pemahaman yang luas dan bijaksana menjadi kekuatan Indonesia dalam mengalami kekinian, tandas SBY. ? ? ? ?
Penulis: Alhafiz Kurniawan
Dari Nu Online: nu.or.id
Ustadz Felix Siauw Terbaru Sunnah Ustadz Felix Siauw Terbaru
Tidak ada komentar:
Posting Komentar