Minggu, 25 Januari 2015

Rais PBNU: Mondok, Ibarat Sedang Menjala Ikan

Brebes, Ustadz Felix Siauw Terbaru. Rais Syuriyah PBNU KH Subkhan Makmun mengatakan, mondok di pesantren ibarat sedang menjala ikan di lautan lepas. Di saat menjala, tentu yang didapat bermacam-macam selain dapat ikan, sampah, sandal bahkan kotoran.?

Demikian disampaikan Kiai Subkhan pada acara minum susu dan makan telor bersama bupati di Aula Pondok Pesantren Assalafiyah 1 Desa Luwungragi, Kecamatan Bulakamba, Brebes, Senin malam (30/12).

Rais PBNU: Mondok, Ibarat Sedang Menjala Ikan (Sumber Gambar : Nu Online)
Rais PBNU: Mondok, Ibarat Sedang Menjala Ikan (Sumber Gambar : Nu Online)

Rais PBNU: Mondok, Ibarat Sedang Menjala Ikan

Namun, kata Kiai, santri harus mampu memilah dan memilih hasil jalaan yang terbaik. Yang dimasukan dalam wadah tentukan ikan, bukan sandal apalagi kotoran.?

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Sebelum menjala, lanjutnya, santri juga harus ada persiapan yang matang karena di saat menjala juga banyak tantangan yang menghadang. Termasuk harus pergi di malam hari dalam keadaan sunyi senyap, dingin, pun kadang ada ombak.?

“Ketika pulang. yang diambil adalah ikan dan jala harus sudah dalam keadaan bersih kembali,” kata Kang Kaji, panggilan akrab Kiai Subkhan.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Sebagai santri, lanjutnya, saat belajar tentu terkadang menemui kesulitan dengan teman, ustadz, maupun lingkungan sekitar yang ‘menggodanya’. Tetapi untuk kebaikan diri, pesantren dan kemuliaan Islam, santri harus menata diri dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Artinya, ketika santri sudah pulang untuk mengabdi ke masyarakat, ilmunya benar-benar harus manfaat untuk kemaslahatan umat.?

“Jangan sampai santri lalai, sehingga ilmunya tidak manfaat,” ucap Kiai Subkhan dengan gaya khasnya yang penuh kelakar.

Sebanyak 1.300 santriwan dan santriwati Assalafiyah 1 Luwungragi mengikuti gerakan minum susu dan makan telor bersama Bupati Brebes. Gerakan yang diprakarsai Dinas Peternakan Kabupaten Brebes, merupakan putaran keempat. Sebelumnya menyambangi Pesantren Darunnajah Pruwatan Bumiayu, Pesantren Al Hikmah 1 dan pesantren Al Hikmah 2 Benda Sirampog.

Bupati Brebes Hj Idza Priyanti memuji para santri yang telah memilih belajar di pesantren. Karena pesantren telah terbukti mencetak generasi yang berkualitas secara jasmani maupun rohani. Sistem pembelajaran yang diterapkan selama 24 jam, benar-benar menempa kehidupan yang sesungguhnya sehingga menjadi manusia yang tangguh dan berakhlak mulia.

“Siapapun, bertujuan ingin mencapai keselamatan dunia dan akherat untuk itu harus kita upayakan dengan maksimal, selagi masih menjadi santri peningkatan belajar dan ibadah adalah hal terbaik yang harus dilakukan,” kata Bupati.

Di Brebes, kata Hj Idza, telah berdiri lebih dari 200 pesantren yang tersebar di 17 kecamatan. Hal ini menunjukkan tingginya daya saing yang dimiliki Brebes sehingga lebih dinamis dan penduduknya berakhlakul karimah.

Bupati mengajak kepada seluruh santri agar Pesantren bisa dijadikan pendidikan idola bagi generasi muda. Untuk itu, santri harus maju, berkualitas, cerdas, sehat dan berdaya guna.

Kepala Dinas Peternakan Brebes Yulia Hendrawati menjelaskan, Brebes selain memiliki komoditas bawang merah dan telor asin juga memiliki potensi di bidang peternakan seperti seperti sapi Jabres (Jawa Brebes), dan usaha olahan susu sapi di daerah Paguyangan.?

“Kami ingin kebiasaan minum susu dan makan telor melekat dalam diri santri sehingga santri berdaya saing unggul,” pungkas Yulia.

Gerakan ini juga diharapkan bisa meningkatkan asupan gizi bagi santri di kabupaten Brebes. (Wasdiun/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru IMNU Ustadz Felix Siauw Terbaru

Kamis, 08 Januari 2015

Asah Kepedulian Kader, PMII Surakarta Adakan Sekolah Advokasi

Solo, Ustadz Felix Siauw Terbaru - Untuk mengasah kepekaan dan kepedulian sosial para kadernya, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kota Surakarta, Jawa Tengah, menyelenggarakan kegiatan Sekolah Advokasi bertajuk "Sekolah Intelektual Muda". Acara yang dipusatkan di Pondok Pesantren Al-Muayyad Windan Sukoharjo tersebut diikuti para peserta, selama dua hari, Sabtu-Ahad (18-19/2).

Ketua PC PMII Surakarta Bahar Elfudllatsani menegaskan, predikat mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat yang ikut memiliki tanggung jawab untuk mengawal bangsa ini ke arah yang lebih baik.

Asah Kepedulian Kader, PMII Surakarta Adakan Sekolah Advokasi (Sumber Gambar : Nu Online)
Asah Kepedulian Kader, PMII Surakarta Adakan Sekolah Advokasi (Sumber Gambar : Nu Online)

Asah Kepedulian Kader, PMII Surakarta Adakan Sekolah Advokasi

“Sebagai generasi penerus bangsa, mahasiswa dituntut untuk memiliki kepekaan dan rasa kepedulian serta mau melibatkan diri untuk pemecahan masalah yang ada di masyarakat. Inilah mengapa perlunya kita adakan kegiatan Sekolah Advokasi,” terang Bahar.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Dijelaskan Bahar, para peserta mendapatkan sejumlah materi antara lain dasar-dasar advokasi, pemetaan aksi sosial, rekayasa sosial dan metodologi advokasi, yakni langkah-langkah kerja advokasi.

Salah satu peserta, Wahyu Trianingsih, mengungkapkan acara Sekolah Advokasi tersebut sangat bermanfaat dan mesti dikuasai oleh kaum pergerakan.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

"Dalam melakukan advokasi ternyata tidaklah mudah, kita harus melewati beberapa tahap dan yang juga paling penting adalah adanya data yang akurat. Advokasi muncul karena adanya kepekaan sosial dengan cara melakukan analisis sosial," papar gadis yang akrab disapa Ayu itu.

Dalam acara ini, panitia menghadirkan sejumlah pemateri yang cukup berpengalaman dalam bidang advokasi, antara lain Akhmad Ramdhon (Dosen FISIP UNS), Putut Gunawan (DPRD Surakarta), Khodiq Duhri (Ketua AJI Solo) dan Eko Setiawan (Direktur KOMPIP). (Ajie Najmuddin/Abdullah Alawi)Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru PonPes Ustadz Felix Siauw Terbaru

“Ibadah Haji Adalah Ibadah Anugerah"

Pringsewu, Ustadz Felix Siauw Terbaru. Sebentar lagi musim ibadah haji datang. Para jamaah yang tahun ini berangkat menunaikan rukun Islam kelima itu sudah mempersiapkan diri, baik secara mental maupun fisik. Tidak terkecuali calon jamaah haji Kabupaten Pringsewu, Lampung, yang mendapat kesempatan berangkat tahun 2015 ini.

“Ibadah Haji Adalah Ibadah Anugerah (Sumber Gambar : Nu Online)
“Ibadah Haji Adalah Ibadah Anugerah (Sumber Gambar : Nu Online)

“Ibadah Haji Adalah Ibadah Anugerah"

Beberapa dari mereka tampak sudah mulai mempersiapkan diri dan mengundang sanak saudara serta masyarakat sekitar untuk hadir mendoakan keberangkatan mereka pada acara walimatus safar lil hajj (syukuran jelang pemberangkatan haji).

Menurut informasi dari Bagian Kesmasag Pemda Kabupaten Pringsewu, calon jamaah haji Kabupaten Pringsewu akan dilepas secara resmi oleh Bupati Pringsewu, Sabtu (5/9) di gedung NU Kabupaten Pringsewu.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Semakin dekatnya musim haji dan pernak-pernik rukun Islam yang kelima ini diangkat oleh KH. Hambali menjadi materi utama pada Ngaji Ahad Pagi (Jihad Pagi) yang dilaksanakan rutin di Gedung NU Kabupaten Pringsewu, Ahad (23/8).

Menurut KH Hambali yang juga Ketua MUI Kabupaten Pringsewu, tidak semua orang dapat melaksanakan Ibadah haji ke Baitullah. Ibadah haji merupakan ibadah yang hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang mampu.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

"Mampu di sini artinya adalah mampu dalam banyak hal seperti mampu materi, fisik serta mampu dalam hal keilmuan di bidang haji," katanya seraya mengutip ayat al-Quran surat Ali Imran ayat 97 yang menjelaskan tentang hal tersebut.

Menurut KH Hambali, mereka yang dapat berangkat haji ke Tanah Suci adalah mereka yang telah menerima anugerah dari Allah SWT. Oleh karena itu ia menyarankan kepada jamaah haji khususnya yang berangkat pada tahun ini untuk dapat memanfaatkan anugerah Allah ini dengan sebaik baiknya.

"Pergunakan waktu sebaik-baiknya untuk berbagai macam ibadah seperti umrah, shalat arbain, membaca Quran dan Ibadah-Ibadah lain yang disunahkan," terangnya.

Namun KH Hambali juga mengingatkan kepada para Jamaah untuk tetap menjaga kondisi kesehatan fisik dan mental selama pelaksanaan ibadah haji agar syarat, rukun dan wajib haji dapat dilaksanakan dengan sempurna juga.

Tampak hadir pada kesempatan kegiatan Jihad ini beberapa pengurus NU yang juga akan melaksanakan ibadah haji pada tahun ini, seperti Adi Ben Slamet (Sekretaris PCNU Kabupaten Pringsewu), Muhammad Faozan (Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pringsewu) dan Ustadz Sodiqin (Ketua MWCNU Kecamatan Pringsewu). (Muhammad Faizin/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru Halaqoh Ustadz Felix Siauw Terbaru