Selasa, 26 November 2013

Khatam Al-Qur’an, Santri TPQ Nurus Shibyan Ziarahi KH Arwani

Kudus, Ustadz Felix Siauw Terbaru. Setelah khatam belajar Al-Qur’an, sebanyak 23 santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Nurus Shibyan Dusun Sudimoro Karangmalang Gebog Kudus berziarah ke makam ulama ahli Al-Qur’an KH Arwani Amin Sabtu (19/4).

Didampingi para guru, mereka tahlilan dan berdo’a bersama di atas makam yang berada satu Komplek Pondok Yanbu’ul Qur’an Kudus, Jawa Tengah.

Khatam Al-Qur’an, Santri TPQ Nurus Shibyan Ziarahi KH Arwani (Sumber Gambar : Nu Online)
Khatam Al-Qur’an, Santri TPQ Nurus Shibyan Ziarahi KH Arwani (Sumber Gambar : Nu Online)

Khatam Al-Qur’an, Santri TPQ Nurus Shibyan Ziarahi KH Arwani

Salah seorang guru yang mendampingi, Mahfudz Nahrowi, mengatakan kegiatan ziarah ini merupakan rangkaian acara peringatan Khatmil Qur’an TPQ Nurus Shibyan yang biasa diadakan setiap tahun sekali. Tujuannya, untuk mengenalkan lebih dekat KH Arwani, sosok ulama dan? guru Al-Qur’an yang sangat ikhlas dan tawadhu supaya dapat menginspirasi santri sebagai teladan.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

“Ziarah ini dikhususkan santri yang sudah khatam belajar Al-Qur’an. Apalagi kesehariannya belajar Al-Qur’an menggunakan kitab Yanbu’a karangan Pengasuh pesantren Yanbu’ul Qur’an sini sehingga kita juga untuk tabarrukan kepada beliau,” terangnya kepada Ustadz Felix Siauw Terbaru usai ziarah.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

?

Kegiatan ini, imbuh Nahrowi, sebagai upaya menanamkan amaliah aswaja sejak dini serta menambah semangat belajar menuntut ilmu dengan dorongan spiritual. “Dengan Demikian, santri TPQ ini akan terbiasa melakukan aktivitas ziarah karena sudah pernah mempraktikkannya,” ujarnya.

?

Kepada yang khatam, Nahrowi mengharapkan santri selalu tetap belajar Al-Qur’an dan tidak merasa cukup dengan ilmu yang diperoleh dari TPQ. “Lanjutkan belajar di Madrasah Diniyah maupun pesantren dan jangan lupa deres Qur’an setiap hari,” harapnya.

?

Peringatan khotmil Qur’an di TPQ Nurus Shibyan ini akan ditutup dengan pengajian khataman pada Sabtu malam (26/4) bersama pembicara KH Sunarto Abdurrahman dari Kudus. (Qomarul Adib/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru Hikmah, Nasional Ustadz Felix Siauw Terbaru

Minggu, 24 November 2013

Perihal Demonstrasi 4 November, GP Ansor dan Banser Pastikan Tidak Turun

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Terbaru - Komandan Satuan Koordinasi Nasional (Kasatkornas) Banser H Alfa Isnaeni meminta puluhan ribu anggotanya untuk tidak turun dalam pengamanan demostrasi sekelompok masyarakat pada Jumat 4 November 2016. Menurutnya, tugas pokok Banser itu bukan mengawal demonstrasi. Mereka hanya mengawal para kiai, pesantren NU, dan bangsa.

“Kita tidak turun ke lapangan. Kita tidak ikut berdemonstrasi atau berpartisipasi dalam pengamanan demo,” kata Alfa kepada Ustadz Felix Siauw Terbaru via aplikasi WhatsApp, Senin (31/10) malam.

Perihal Demonstrasi 4 November, GP Ansor dan Banser Pastikan Tidak Turun (Sumber Gambar : Nu Online)
Perihal Demonstrasi 4 November, GP Ansor dan Banser Pastikan Tidak Turun (Sumber Gambar : Nu Online)

Perihal Demonstrasi 4 November, GP Ansor dan Banser Pastikan Tidak Turun

Alfa Isnaeni menambahkan bahwa GP Ansor dan Banser bukan kelompok partisan yang mendukung kontestan politik manapun. GP Ansor dan Banser mengawal kebijakan PBNU, yakni semangat politik kebangsaan dan keindonesiaan.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Senada dengan Kasatkornas Banser H Alfa Isnaeni, Ketua Umum GP Ansor H Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) dengan tegas melarang anggota GP Ansor dan Banser untuk terlibat dalam demonstrasi yang dikabarkan akan dilakukan besar-besaran pada 4 November 2016.

Penegasan Gus Yaqut ini ditujukan kepada kader GP Ansor dan Banser seluruh Indonesia, terutama yang ada di Jakarta dan sekitarnya.

"Saya larang kader Ansor dan Banser terlibat dalam demonstrasi apapun alasannya. Akan tetapi, untuk urusan pengamanan, kader boleh terlibat. Tetapi itupun hanya boleh dilakukan jika negara memanggil. Meminta melalui aparat keamanan," tandas Gus Yaqut kepada Ustadz Felix Siauw Terbaru via aplikasi WhatsApp, Selasa (1/11) pagi. (Alhafiz K)

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru Kiai, Makam Ustadz Felix Siauw Terbaru

Sabtu, 16 November 2013

Kiai Maruf Amin: Tanggung Jawab NU Kian Besar

Tasikmalaya, Ustadz Felix Siauw Terbaru. Rais Aam PBNU, KH Maruf Amin mengatakan tanggungjawab NU kian besar. NU bukan hanya punya tanggungjawab keumatan, tetapi tanggung jawab terhadap sejarah, terhadap kebangsaan dan tanggung jawab terhadap NU itu sendiri serta kepada para Ulama.

Kiai Maruf Amin: Tanggung Jawab NU Kian Besar (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Maruf Amin: Tanggung Jawab NU Kian Besar (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai Maruf Amin: Tanggung Jawab NU Kian Besar

Menurut Kiai Maruf, kenapa NU bertanggung jawab kepada umat, karena ketika menjelang wafat, Rasul SAW pun hanya mengkhawatirkan umatnya. Rasul tidak mengkhawatirkan istri dan anak-anaknya tapi berpesan bagaimana dengan umatnya.

"Pesan Rasul, ummatii, ummatii, ummatii. Jadi tanggung jawab besar NU bagaimana menjaga dan memelihara umat karena siapa yang mengabdi untuk umat, Insyaallah akan ditinggikan derajatnya," kata Kiai Maruf dalam taushiyah pelantikan PCNU Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (26/4).

Untuk itu, Kiai Maruf mengingatkan bahwa tugas Ulama menyiapkan generasi-generasi Ulama juga serta tokoh-tokoh perubahan. Sehingga Ulama jangan hanya dipesantren tapi harus terjun ditengah masyarakat.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

NU pun, ucap Kiai Makruf, memiliki tanggung jawab juga terhadap sejarah karena pendiri Indonesia adalah NU. Maka NU wajib memelihara dan menjaga NKRI sehingga siapa saja yang mengancam Indonesia akan berhadapan dengan NU.

"Selanjutnya tanggung jawab NU terhadap ulama karena NU organisasinya para ulama. Sehingga ulama NU harus beraqidah Ahlussunah wal Jamaah yang An-Nahdiyah jangan Aswaja tapi harokahnya beda. Jangan sampai mengaku NU, berakidah Aswaja tapi harokah (gerakan)-nya wahabi dan khawarij," tuturnya. 

Setelah memberi taushiyah di Pelantikan, KH Makruf meresmikan Kantor PCNU Kabupaten Tasikmalaya di Jalan Badak Paeh Singaparna. Di sana ia meminta Ketua PWNU Jabar, KH Hasan Nuri Hidayatullah untuk menjadikan Kantor PCNU Kabupaten Tasikmalaya sebagai Gedung Kantor percontohan di Jawa Barat. (Nurjani/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Ustadz Felix Siauw Terbaru AlaNu, Nahdlatul, Khutbah Ustadz Felix Siauw Terbaru

Rabu, 13 November 2013

PP GP Ansor Gelar PKN Angkatan II

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Terbaru. Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor menggelar Pelatihan Kader Nasional (PKN) selama lima hari. PKN Angkatan II ini mengambil tempat di Pondok Pesantren Alhamid, jalan Cilangkap Raya nomor 1, Jakarta Timur.

“PKN berlangsung sejak hari ini, tanggal 11-15 Oktober 2012,” kata Yanto, staf sekretariat PP GP Ansor kepada Ustadz Felix Siauw Terbaru di lorong lobi kantor PP GP Ansor, jalan Kramat Raya nomor 65 A, Jakarta Pusat, Kamis (11/10) siang.

PP GP Ansor Gelar PKN Angkatan II (Sumber Gambar : Nu Online)
PP GP Ansor Gelar PKN Angkatan II (Sumber Gambar : Nu Online)

PP GP Ansor Gelar PKN Angkatan II

Peserta PKN Angkatan II akan diikuti sedikitnya sembilan puluh orang, tambah Yanto. Peserta terbanyak berasal dari utusan PW Ansor di seluruh Indonesia. Setiap PW Ansor mengirim utusannya maksimal dua orang.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Sejumlah pengurus pusat GP Ansor juga tercatat sebagai peserta PKN kali ini. Sebagian dari pengurus pusat itu ada yang hanya mengulang materi tertentu PKN seperti materi Aswaja, karena mereka belum lulus dalam materi tersebut pada PKN Angkatan I, Februari lalu di Cilayamaya, Karawang.

Peserta PKN akan diberangkatkan pukul 14.00 siang ini. Dengan bus yang disediakan, sembilan  puluh peserta meluncur dari kantor PP GP Ansor menuju lokasi PKN Angkatan II di Jakarta Timur.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Saat Ustadz Felix Siauw Terbaru mendatangi kantor PP GP Ansor, Yanto mengabarkan bahwa dua peserta perwakilan Ansor Lampung sudah tiba di Jakarta. Menunggu jadwal keberangkatan rombongan, keduanya memilih beristirahat di aula kantor PP GP Ansor, tutur Yanto.

PKN GP Ansor Angkatan III segera menyusul di akhir tahun ini. PKN Angkatan III kemungkinan akan digelar pada bulan November atau Desember mendatang, pungkas Yanto. 

Redaktur: A. Khoirul Anam

Penulis   : Alhafiz Kurniawan

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru IMNU Ustadz Felix Siauw Terbaru

Senin, 04 November 2013

Nilai Lebih Baca Sholawat pada Hari Jumat

Dalam risalah yang berjudul Al-Lumah fi Khasha’ishil Jumuah, Imam Jalaludin As-Suyuthi memasukkan amalan memperbanyak baca sholawat nabi sebagai salah satu kekhususan hari Jumat. Bahkan ketika menjelaskan topik ini Imam As-Suyuthi tampak memaparkannya agak lebih panjang dengan menyajikan banyak hadits-hadits ketimbang saat menjelaskan kebanyakan kekhususan amalan lainnya yang umumnya diutarakan hanya oleh satu-dua hadits saja.

Dalam mengemukakan keutamaan memperbanyak membaca sholawat, artikel ini spesifik merujuk pada kitab Al-Lumah fi Khasha’ishil Jumuah di atas. Al-Hafizh As-Suyuthi menyebutkan beberapa hadits yang menunjukkan betapa besar keutamaan amalan memperbanyak baca sholawat nabi pada hari Jumat, di antaranya adalah:

Nilai Lebih Baca Sholawat pada Hari Jumat (Sumber Gambar : Nu Online)
Nilai Lebih Baca Sholawat pada Hari Jumat (Sumber Gambar : Nu Online)

Nilai Lebih Baca Sholawat pada Hari Jumat

Diriwayatkan dari Aus bin Aus, Rasulullah SAW bersabda:

Ustadz Felix Siauw Terbaru

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Artinya, "Sesungguhnya di antara hari kalian yang paling utama adalah Hari Jumat. Pada hari itu Adam diciptaan dan diwafatkan, dan pada hari itu juga ditiup sangkakala dan akan terjadi kematian seluruh makhluk.? Oleh karena itu perbanyaklah membaca sholawat kepadaku pada hari Jumat, karena shalawat kalian akan dipersembahkan kepadaku".

Dari Abi Umamah Rasulullah SAW bersabda:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya, "Perbanyaklah kalian membaca sholawat kepadaku setiap hari Jumat. Barang siapa yang paling banyak membaca sholawat atasku, maka dia paling dekat kepadaku kedudukannya."

Hadits ini bersumber dari Anas Rasulullah SAW bersabda:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya, "Barang siapa membaca sholawat atasku pada hari Jumat seribu kali, maka ia tidak mati kecuali akan diperlihatkan kedudukannya di surga."

Bersumber dari Abi Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya, "Perbanyaklah kalian membaca sholawat atasku pada malam bercahaya dan hari berkilauan karena sesungguhnya shalawat kalian akan disampaikan padaku."

Berdasarkan hadits-hadits yang dipaparkan dalam kitab Al-Lumah fi Khasha’ishil Jumu’ah di atas, meskipun hanya beberapa saja yang kami nukil di sini (belum disebutkan semuanya), tapi menurut hemat kami bahwa keutamaan memperbanyak membaca sholawat pada hari Jumat bagi yang mengamalkannya adalah meliputi antara lain:

1. Bacaan shalawat pada hari atau malam Jumat tersebut langsung dihadapkan kepada Nabi Muhammad SAW.

2. Yang terbanyak membaca shalawat -khususnya pada hari Jumat- derajat kedudukannya lebih dekat kepada Nabi Muhammad SAW.

3. Yang mengamalkan membaca sholawat hari Jumat akan ditulis dalam kelompok para syahid dan mendapatkan syafaat pada hari kiamat.

4. Dikabulkan hajat-hajatnya, baik kebutuhannya di akhirat maupun di dunia.

5. Pada hari kiamat akan datang bersama Nabi Muhammad seraya mukanya bercahaya. (M Haromain)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru Budaya, Pesantren Ustadz Felix Siauw Terbaru

Minggu, 29 September 2013

Pengurus Baru GP Ansor Bintan Diminta Utamakan Kaderisasi

Bintan, Ustadz Felix Siauw Terbaru. Zaenal selalu ketua terpilih Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, secara resmi dilantik di Gedung Nasional Tanjunguban, Jumat (27/6) malam. Prosesi pelantikan dipimpin Sekretaris Bidang Organisasi dan Kaderisasi Wilayah II (Riau, Sumut dan Kepri) GP Ansor Hasan Basri Sagala, mewakili Ketua Umum PP GP Ansor Nusron Wahid.

Pengurus Baru GP Ansor Bintan Diminta Utamakan Kaderisasi (Sumber Gambar : Nu Online)
Pengurus Baru GP Ansor Bintan Diminta Utamakan Kaderisasi (Sumber Gambar : Nu Online)

Pengurus Baru GP Ansor Bintan Diminta Utamakan Kaderisasi

Dalam acara pengukuhan tersebut, Hasan Basri mengatakan, pelantikan jangan menjadi kegiatan seremonial belaka. Para pengurus baru mesti sanggup meneruskannya dengan kerja-kerja konkret, seperti mengadakan kaderisasi melalui Diklatsar (pendidikan dan lantiahn dasar) dan PKD (pelatihan kepemimpinan dasar).

Zaenal, dalam sambutannya, selain berjanji akan berkoordinasi dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bintan dan Pimpinan Wilayah GP Ansor Kepri, juga akan menekankan proses kaderisasi dalam masa kepengurusannya. "Pengkaderan akan menjadi prioritas," kata Zaenal.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Ketua PW GP Ansor Kepri Barurochim juga mengingatkan, pelantikan merupakan bagian kecil dari keorganisasian. Menurutnya, saat ini GP Ansor berbasis kualitas bukan sekadar kuantitas seperti dulu. Kalau tidak melaksanakan pengkaderan maka tidak keluar SK kepengurusan dari PP. "Syarat administrasi pengkaderan harus dilaksanakan," kata Barurochim.

Kasat Binmas Polres Bintan AKP Tasriadi mengatakan Polres Bintan bersedia menjadi narasumber berbagai pelatihan dan Diksar dalam bela negara. "Saya siap menjadi narasumber GP Ansor, maupun Banser dengan gratis, tanpa dipungut biaya," katanya.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Dukungan terhadap GP Ansor Bintan juga datang  dari anggota DPRD Bintan, Indra Setiawan. Ia mengaku akan mendukung, bahkan memfasilitasi, pelaksanaan kaderisasi GP Ansor dan Banser. "Kami tidak akan pernah tinggal diam. Namun selalu mendukung pembangunan moral bangsa," terang Indra alias Een, anggota Komisi III DPRD Bintan.

Pada pelantikan ini dipercaya sebagai Wakil Sekretaris, Mukhamad Rofik, yang merupakan wartawan Koran Sindo Batam, Penasehat Forum Wartawan Persatuan Jurnalis Bintan (PJB), juga Ketua Bidang Publikasi Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Bintan. (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru Quote Ustadz Felix Siauw Terbaru

Senin, 16 September 2013

Banser Diharapkan Makin Teguh Jadi Benteng Aswaja dan NKRI

Boyolali, Ustadz Felix Siauw Terbaru. Hidup di tengah perbedaan butuh kesadaran untuk menjaga dan memahami pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa. Sebab, jika bercerai-berai mengancam iklim keamanan bangsa. Prinsip memegang paham Bhinneka Tunggal Ika harus ditanamkan di tengah masyarakat.

Banser Diharapkan Makin Teguh Jadi Benteng Aswaja dan NKRI (Sumber Gambar : Nu Online)
Banser Diharapkan Makin Teguh Jadi Benteng Aswaja dan NKRI (Sumber Gambar : Nu Online)

Banser Diharapkan Makin Teguh Jadi Benteng Aswaja dan NKRI

Hal tersebut diungkapkan Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah Choiruddin Ahmad, di sela pendidikan dan latihan dasar (Diklatsar) anggota Banser di kompleks Masjid Al-Faqih Kanoman, Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah, akhir pekan lalu (25-27/3).

Pengasuh Pesantren Mifathul Huda itu menambahkan, diharapkan para anggota Banser mampu melanjutkan tugas-tugas NU dalam beragama dan bernegara. “Selain tangguh secara fisik, melalui Diklatsar ini, para kader Banser kita harapkan menjadi anggota yang tangguh secara fisik maupun mental, serta semakin teguh untuk menjadi benteng Aswaja dan NKRI,” ujar Gus Din, sapaan akrab Choiruddin.

Dikatakannya, Diklatsar memberikan pemahaman kepada kader NU dalam menjalankan fungsi organisasi. Mereka mendapat berbagai materi mengenai Islam Nusantara dan wawasan kebangsaan. Sehingga bisa bersama-sama dalam menjaga keutuhan NKRI. “Tetap semboyan kita NKRI harga mati,” tukasnya.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Selain materi di atas, para peserta juga mendapatkan berbagai materi, yakni ke-NU-an, Ke-Ansor-an, Ke-Banser-an, dan bela negara. (Ajie Najmuddin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Ustadz Felix Siauw Terbaru Amalan Ustadz Felix Siauw Terbaru

Kamis, 12 September 2013

Belajar dari Perdebatan Ali Mustafa Yaqub dan Quraish Shihab

Oleh Ach Khairie

Di tengah tercerabutnya akhlak antar sesama hari-hari ini, berusaha mencari teladan dari ulama adalah sebuah keniscayaan. Allah SWT dalam Al-Quran mengajarkan akan ketidakbolehan saling mencaci antar sesama karena manusia tidak pernah tahu mana yang terbaik di sisi Tuhan, jangan-jangan yang dicaci adalah kekasih-Nya (lihat Qur’an Surat Al-Hujurat ayat 11).

Buku Wawasan Al-Quran: Tafsir Maudhui Atas Pelbagai Persoalan Umat karya Muhammad Quraish Shihab dan Hadis-Hadis Bermasalah karya Ali Mustafa Yaqub (1952-2016) merupakan dua karya yang menggambarkan teladan ulama di sekitar kita. Kedua tokoh nasional yang sama-sama sarjana jebolan luar --dalam karya tersebut-- mengalami perbedaan pendapat, namun seringkali perbedaan tersebut tidak dijumpai karena caci-maki tidak beliau berdua jadikan sebagai pemecahan masalah. Sebaliknya, beliau mengemukakan pendapat melalui karyanya, sehingga yang menilai adalah pembaca. Pertikaian yang tidak semestinya pun terhindarkan.

Belajar dari Perdebatan Ali Mustafa Yaqub dan Quraish Shihab (Sumber Gambar : Nu Online)
Belajar dari Perdebatan Ali Mustafa Yaqub dan Quraish Shihab (Sumber Gambar : Nu Online)

Belajar dari Perdebatan Ali Mustafa Yaqub dan Quraish Shihab

Dalam suatu tema acara "Kultum" yang tayang di RCTI beberapa tahun yang lalu, Quraish Shihab mengatakan bahwa sombong kepada orang yang sombong adalah sedekah. Mengutip hadis, beliau mengatakan Al-takabbur ala al-mutakabbir shadaqah. Pernyataan ini merupakan salah satu ungkapan yang sering diungkapkan oleh Quraish Shihab. Meski demikian pernyataan ini tidak lantas merupakan anjuran beliau untuk takabur.

Sebenarnya, jauh sebelum acara itu Quraish Shihab telah mengutip riwayat tersebut, dapat dilihat misalnya dalam karyanya yang dikatakan di awal. Pada halaman 259, tentang bab "Akhlak", beliau mengatakan: "...ditemukan riwayat yang mengatakan bahwa bersifat angkuh terhadap orang yang angkuh adalah sedekah." Meski tidak disebutkan perawinya, namun yang dimaksud "riwayat" di sini adalah hadis.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Dengan kata lain Quraish Shihab meyakini bahwa ungkapan tersebut adalah hadis meskipun periwayatnya tidak dicantumkan. Buku yang telah diterbitkan pada tahun 1996 untuk cetakan ke-13 tersebut mengindikasikan bahwa Quraish Shihab masih konsisten akan validitas riwayat tersebut hingga dikutipnya dalam acara "Kultum" beberapa tahun kemudian.

Menarik dicatat bahwa dalam buku Hadis-Hadis Bermasalah, Ali Mustafa Yaqub menyanggah Quraish Shihab, meski tidak secara eksplisit. Hemat penulis, buku yang diterbitkan pertama kali pada tahun 2003 tersebut menyangsikan keabsahan riwayat dan bahkan sama sekali menegasikan predikat kehadisannya. Menanggapi riwayat tersebut, pada halaman 135, mengutip yang disampaikan al-Qari dari Imam al-Razi, Mustafa Yaqub mengatakan bahwa ungkapan tersebut hanyalah sekadar omongan orang, bukan hadis. Dengan demikian, beliau merasa tidak memerlukan lagi adanya analisis riwayat pada ungkapan tersebut.

Bukti bahwa secara implisit Mustafa Yaqub menanggapi riwayat yang dilontarkan Quraish Shihab dapat dilihat pada halaman 134, beliau menceritakan:

Ustadz Felix Siauw Terbaru

"Jarum jam dinding rumah kami sudah menunjukkan angka sebelas malam. Kami baru saja menutup beberapa kitab yang baru kami baca. Tiba-tiba telepon berdering kencang. Assalamualaikum, Halo Cak Mus, sudah tidur?" begitu suara menyapa kami dari seberang gagang telepon. Dan setelah memperkenalkan diri, ternyata ia adalah seorang kawan yang tinggal di Tambun, Bekasi. "Cak Mus," begitu dia menyapa kami, "Tadi siang saya mendengar seorang Menteri mengatakan bahwa berperilaku arogan alias sombong itu baik-baik saja, asalkan hal itu dilakukan untuk menyombongi orang sombong. Menteri itu bahkan mengatakan ada hadis Nabi Saw. yang menyebutkan bahwa menyombongi orang yang sombong akan mendapatkan pahala sedekah. Bagaimana menurut Cak Mus, apakah ada hadis seperti itu? Dan bagaimana kualitasnya?" demikian dia memberikan informasi sekaligus rasa ingin tahunya tentang kualitas hadis tersebut."

Siapa menteri dalam cerita tersebut? Jika kita melihat pada tahun terbit buku Hadis-Hadis Bermasalah yakni pada tahun 2003, maka jelas penulisan dilakukan sebelum tahun itu. Buku tersebut merupakan sebuah penelitian beberapa hadis terkenal namun bermasalah, yang tentu memerlukan waktu penulisan yang tidak sebentar.

Apalagi buku tersebut merupakan kumpulan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan masyarakat yang bertanya suatu hadis kepada penulis, Mustafa Yaqub, secara langsung atau melalui telepon. Secara perkiraan maka dapat dikatakan bahwa buku tersebut disusun sekitar satu sampai lima tahun sebelum diterbitkan. Tahun di mana Quraish Shihab menjabat sebagai Menteri Agama, yakni tahun 1998. Dari sini sudah tergambar bagaimana maksud cerita di atas.

Tokoh besar tidak akan menjatuhkan sesama tokoh. Meskipun sarjana lulusan Mesir dan India ini memiliki kapasitas untuk mengambil massa seandainya berkehendak menjatuhkan Quraish Shihab, maka tentu mampu. Tetapi kerendahan hatinya dapat dijadikan teladan. Lebih-lebih, bagaimanapun, Quraish Shihab lebih senior dari beliau. Itu barangkali yang menjadi ? pertimbangan dalam kebijaksanaan sikapnya. Mustafa Yaqub menanggapi secara proporsional, yakni dengan cara mencantumkan dalam karya penelitian hadis yang dilakukannya.?

Sehingga orang-orang dapat memilah keabsahan sebuah riwayat tanpa ada caci-maki antar sesama umat, tanpa ada ungkapan bahwa Quraish Shihab adalah orang yang tidak kuat akidah, menyimpang dan sebagainya, sebagaimana baru-baru ini dituduhkan kepada beliau. Jelas yang menuduh demikian adalah orang yang tak berkapasitas intelektual, di samping pemahaman agama yang ‘jauh di bawah rata-rata’.

Tidak ditemukan literatur --setidaknya sejauh pengetahuan penulis-- yang mengandung saling merendahkan di antara keduanya. Bahwa Mustafa Yaqub menghina Quraish Shihab karena tidak hati-hati terhadap riwayat, atau bahwa Quraish Shihab menghina Mustafa Yaqub karena kajian hadisnya tidak mendalam dan kurang rujukan.?

Akhlak beliau berdua itulah yang dapat kita implementasikan dalam kehidupan kita lebih-lebih sesama umat Islam. Terlepas dari semuanya perlu disadari bahwa perbedaan pendapat, persepsi dan ideologi tidak mesti disikapi secara negatif, jika perbedaan agama pun sudah menjadi kehendak Allah SWT. Mempermasalahkannya sama saja dengan menentang kehendak-Nya.

Penulis adalah Mahasiswa IAT di STAIN Pamekasan.

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru Berita, Budaya, Pesantren Ustadz Felix Siauw Terbaru

Minggu, 08 September 2013

Prihatin Konten Dunia Maya, NU Jatim Bentuk Cyber Force

Surabaya, Ustadz Felix Siauw Terbaru

Ujaran kebencian saat ini tidak lagi berkeliaran dari mulut ke mulut. Melainkan sudah merambah ke dunia maya. Lalu lintas percakapan di dunia maya kian deras dan tak terbendung. Kebebasan berekspresi dan berbicara tidak lagi menjadi penghalang di media sosial.

Penggunaan media sosial yang tak terkontrol ini banyak meresahkan masyarakat, termasuk NU. "Kita sudah buat tim ‘pasukan udara’ untuk memantau dunia maya dari teman-teman Ansor dan Cyber NU Jatim. Namanya Cyber Force," kata Ketua PWNU Jatim, KH Mutawakkil Alallah di Markas Polda Jatim, Kamis (1/9).

Prihatin Konten Dunia Maya, NU Jatim Bentuk Cyber Force (Sumber Gambar : Nu Online)
Prihatin Konten Dunia Maya, NU Jatim Bentuk Cyber Force (Sumber Gambar : Nu Online)

Prihatin Konten Dunia Maya, NU Jatim Bentuk Cyber Force

Cyber Force sudah bekerja sejak beberapa bulan lalu. Tim inilah yang memantau lalu lintas media sosial dan menganalisis ujaran-ujaran yang berseliweran di dunia maya. Jika ada ujaran yang berpotensi memecah belah keutuhan bangsa, NKRI langsung dilaporkan ke Kominfo. "Cara kerjanya seperti apa, tanya ke Ansor dan cyber NU Jatim," lanjut Kiai Mutawakkil.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Yang paling disorot NU, lanjut Mutawakkil, ialah ujaran dari kelompok Islam yang menebarkan paham keagamaan terindikasi radikal. Kelompok seperti inilah yang biasanya menyebarkan virus perpecahan, baik di tubuh Islam maupun masyarakat sebagai bangsa.

Kiai Mutawakkil mengungkapkan hal itu dalam acara penandatanganan nota kesepakatan atau MoU tentang Penanganan Konflik Sosial dan Ujaran Kebencian (Hate Speech) oleh Markas Besar Kepolisian RI dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). MoU dihadiri oleh Kepala Polri Jenderal Polisi Tito Karnavian dan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj. (Rof Maulana/Mahbib)

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru Sejarah, Internasional, Santri Ustadz Felix Siauw Terbaru

Rabu, 28 Agustus 2013

Ansor Way Kanan Paparkan Migrasi Aman

Way Kanan, Ustadz Felix Siauw Terbaru. Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Way Kanan, di Blambangan Umpu, Kamis (30/10) memaparkan migrasi aman kepada puluhan anggota Darma Wanita Persatuan (DWP) di daerah yang berada di ujung utara Provinsi Lampung itu.

Ansor Way Kanan Paparkan Migrasi Aman (Sumber Gambar : Nu Online)
Ansor Way Kanan Paparkan Migrasi Aman (Sumber Gambar : Nu Online)

Ansor Way Kanan Paparkan Migrasi Aman

"Manusia bukan sampah tapi makhluk bermartabat. Perdagangan orang harus dihentikan," ujar Direktur Program Ansor Digdaya (Mendidik Generasi Memberdayakan Masyarakat) Kabupaten Way Kanan Heri Amanudin.

Perdagangan orang atau human traficking, demikian Heri menjelaskan, ialah pengrekrutan, pengangkutan, pemindahan, penampungan atau penerimaan manusia melalui ancaman atau penggunaan kekerasan atau bentuk lain pemaksaan, penculikan, pemalsuan, penipuan, penyalahgunaan kekuasaan atau posisi rentan atau pemberian atau penerimaan pembayaran atau manfaat guna mendapatkan persetujuan seseorang yang memiliki kuasa atas orang lain.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

"Bentuk-bentuk perdagangan orang yang umum terjadi ialah eksploitasi seksual, antara lain, pelacuran, pelecehan seksual dan lain sebagainya. Namun adapula eksploitasi fisik hingga organ tubuh," papar Heri.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Guna menghindari perdagangan orang, ujar Heri lagi, setiap mau berangkat keluar negeri harus diketahui dengan jelas agennya, calon pekerja harus memenuhi syarat-syarat migrasi aman, yakni terlengkapinya data diri hingga surat dari institusi terkat yang jelas.

PC GP Ansor Way Kanan bekerja sama dengan International Organization for Migration (IOM) Indonesia dan Justice Peace Integrity of Creation (JPIC) FSGM untuk mengkampanyekan migrasi aman di daerah yang memiliki 227 kampung/kelurahan dari 14 kecamatan yang berada di sebelah utara Kabupaten Lampung Utara tersebut selama satu tahun. (Gatot Arifianto/Mahbib)

Foto: Direktur Program Ansor Digdaya Way Kanan Heri Amanudin menyampaikan materi migrasi aman

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru Kajian Sunnah, Doa, Habib Ustadz Felix Siauw Terbaru

Minggu, 04 Agustus 2013

Komunitas Ustadzah Jakarta Salurkan Bantuan Rohingya via NU Care-LAZISNU

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Terbaru - Forum Komunitas Ustadzah (Fokus) DKI Jakarta menyerahkan bantuan untuk Muslim Rohingya melalui NU Care-LAZISNU. Penyerahan bantuan senilai 35 juta rupiah dilakukan di Gedung PBNU Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (12/9) siang.

Sekretaris Fokus, Ustadzah Umanah Hulwani mengungkapkan bantuan ini merupakan bentuk empati para ustadzah DKI Jakarta atas musibah yang dialami Muslim Rohingya.

Komunitas Ustadzah Jakarta Salurkan Bantuan Rohingya via NU Care-LAZISNU (Sumber Gambar : Nu Online)
Komunitas Ustadzah Jakarta Salurkan Bantuan Rohingya via NU Care-LAZISNU (Sumber Gambar : Nu Online)

Komunitas Ustadzah Jakarta Salurkan Bantuan Rohingya via NU Care-LAZISNU

“Dana ini hasil penggalangan selama dua pekan. Fokus ingin menggerakkan potensi yang ada,” tambah Umanah.

Ia menegaskan penggalangan akan terus dilakukan sehingga kesempatan bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan masih terbuka.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Direktur NU Care-LAZISNU Syamsul Huda menyambut baik upaya yang dilakukan Fokus.

“Musibah yang menimpa Muslim Rohingya memerlukan kepedulian semua pihak. Untuk itu perlu dibangun kekompakkan menyelesaikan persoalan ini,” katanya.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Penggalangan dana untuk Muslim Rohingya dilakukan sejak beberapa pekan lalu melalui program NU Peduli Rohingya. Dana bantuan yang terkumpul dari program tersebut salah satunya dimanfaatkan guna membangun pasar di Rakhine, Myanmar.

Ketua LPBI NU yang juga Ketua Aliansi Kemanusiaan Indonesia untuk Myanmar (AKIM) M Ali Yusuf mengungkapkan pasar penting dibuat karena fungsinya sebagai pusat kemandirian dan pemberdayaan ekonomi antar komunitas Rakhine dan Rohingya.

“Diharapkan dengan adanya pasar ini, komunitas Rohingya dan Rakhine dapat mengurangi ketegangan, dan sebisa mungkin tercapai rekonsiliasi,” kata Ali.

Untuk mewujudkan hal tersebut, sediktnya 50 stand atau kios akan dibangun di Boumay, Provinsi Rakhine. (Kendi Setiawan/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru Nusantara Ustadz Felix Siauw Terbaru

Selasa, 09 Juli 2013

Kemenag Cabut Izin Penyelenggaraan Umrah First Travel

Jakarta,Ustadz Felix Siauw Terbaru

Kementerian Agama (Kemenag) memberikan sanksi administratif kepada PT First Travel. Hal ini terungkap lewat surat yang ditujukan kepada Direktur First Travel, Andika Surachman.

Surat bertanggal 3 Agustus itu menyatakan Kemenag mencabut izin penyelenggaraan umrah oleh PT First Travel. Surat tersebut menjadi pengantar atas Keputusan Menteri Agama.

Kemenag Cabut Izin Penyelenggaraan Umrah First Travel (Sumber Gambar : Nu Online)
Kemenag Cabut Izin Penyelenggaraan Umrah First Travel (Sumber Gambar : Nu Online)

Kemenag Cabut Izin Penyelenggaraan Umrah First Travel

"Dengan hormat, terlampir kami sampaikan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 589 Tahun 2017 tanggal 1 Agustus 2017 tentang Penjatuhan Sanksi Administratif Pencabutan Izin Penyelenggaraan PT First Travel Anugerah Karya Wisata Sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah," tulis dalam surat tersebut, Jumat (4/8) sebagaimana diberitakan Detik.com.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Surat bernomor B-3005/Dj/DT.II.I/4/Hj.09/08/2017 tersebut ditandatangani oleh Plt Kasubdit Pemantauan dan Pengawasan Ibadah Umrah dan Haji Khusus, M Ach Halim. Kemenag mempersilakan pihak PT First Travel untuk menyanggah keputusan tersebut paling lama dua minggu sejak diterbitkan.

"Sesuai dengan Peraturan Menteri Agama Nomor 18 Tahun 2015, Saudara dapat melakukan sanggahan terhadap Keputusan dimaksud paling lambat 14 (empat belas) hari sejak tanggal diterimanya keputusan ini," katanya.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Sebelumnya diberitakan, Presiden Direktur PT First Travel Andika Surachman digugat jemaah ke Pengadilan Negeri Depok. Petugas dari pengadilan Negeri Depok, Suherman mengatakan dia mengantarkan surat panggilan untuk owner First Travel yakni Andika Surachman dari calon jemaah Andrian Muskan.

Terbaru, para calon jemaah umrah melaporkan Direktur First Travel, Andika Surachman ke Bareskrim Polri. Mereka melapor karena telah melunasi pembayaran perjalanan ibadah umrah namun belum diberangkatkan sejak dijanjikan tahun 2015 lalu.

Sekedar informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghentikan kegiatan penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi tak berizin yang dilakukan 11 entitas. Satgas waspada investasi OJK menyebut salah satu dari 11 entitas tersebut adalah PT First Travel.

Ketua Satgas waspada investasi OJK Tongam Tobing mengatakan, OJK menghentikan kegiatan penghimpunan dana untuk paket promo umrah. Dalam promo ini paket umrah dipatok dengan harga Rp 14,3 juta padahal dari Kementerian Agama biaya umrah mencapai Rp 21-22 juta.

Namun, pihak manajemen dinilai oleh jemaah belum bisa memberikan kepastian terkait pengembalian dana setoran atau keberangkatan jemaah. (Red: Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru Nasional Ustadz Felix Siauw Terbaru

Rabu, 05 Juni 2013

Ansor NTT Siap Kawal Pilkada Damai

Kupang, Ustadz Felix Siauw Terbaru. Ketua GP Ansor Nusa Tenggara Timur (NTT) Abdul Muis mengatakan bahwa Pilkada NTT kali ini harus benar-benar damai untuk menghasilkan pemimpin yang cerdas dan berkualitas demi masa depan propinsi ini.?

GP Ansor berharap, ? semua komponen-komponen Pilkada dan semua masyarakat pemilih harus mampu membawa kedamaian pada Pilgub NTT kali ini.?

Ansor NTT Siap Kawal Pilkada Damai (Sumber Gambar : Nu Online)
Ansor NTT Siap Kawal Pilkada Damai (Sumber Gambar : Nu Online)

Ansor NTT Siap Kawal Pilkada Damai

Dikatakan Muis, bahwa partai politik harus memberikan pelajaran politik kepada pemilih yang berkualitas dan memberikan pendidikan politik kepada pemilih yang lebih bermartabat sehingga memilih pemimpin yang cerdas, agar dapat perhatikan masyarakat.?

Ustadz Felix Siauw Terbaru

“Kita harus bisa memilih dengan cerdas dan bermartabat sehingga bisa menghasilkan pemimpin yang bisa membangun daerah ini dari keterpurukan,” ungkap Abdul Muis, Rabu (5/3/2013).

GP Ansor berharap gubernur terpilih mampu membangun dan menata NTT untuk lima tahun ke depan menjadi lebih baik.?

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Redaktur ? : Mukafi Niam

Kontributor: Ajhar Jowe

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru Tokoh, Quote Ustadz Felix Siauw Terbaru

Jumat, 03 Mei 2013

Ekonomi Kreatif Ansor Waykanan Gerakkan Ekonomi Lokal

Waykanan, Ustadz Felix Siauw Terbaru. Pelaksana jabatan Bupati Waykanan Albar Hasan Tanjung di Blambangan Umpu, Kamis (24/12) menyatakan usaha ekonomi kreatif GP Ansor setempat merupakan upaya riil dalam membantu pemerintah.

Ekonomi Kreatif Ansor Waykanan Gerakkan Ekonomi Lokal (Sumber Gambar : Nu Online)
Ekonomi Kreatif Ansor Waykanan Gerakkan Ekonomi Lokal (Sumber Gambar : Nu Online)

Ekonomi Kreatif Ansor Waykanan Gerakkan Ekonomi Lokal

"Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit. Usaha ekonomi kreatif GP Ansor Waykanan berupa madu dan kopi contohnya, ialah upaya nyata membantu Pemkab Waykanan. Terima kasih kopinya, semoga memberikan manfaat bagi Ansor," ujar Albar saat peluncuran kopi jamu (kopi pinang muda) di Masjid Al-Muhajirin, Kampung Bumi Baru, Kecamatan Blambangan Umpu.

Kopi Jamu ialah usaha ekonomi baru GP Ansor Waykanan yang diharapkan mampu menopang kegiatan organisasi melalui laba didapatkan. Selain itu, madu juga merupakan salah satu usaha ekonomi pemuda Nahdlatul Ulama (NU) di Waykanan, dijual Rp25 ribu per 100 mili atau per botol minuman berenergi.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

"Saya ambil 80 botol madunya, 40 untuk bapak-bapak, 40 untuk ibu-ibu," kata Albar pada kegiatan pengajian akbar bertema Negeri Bhineka, Negeri Digdaya.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Ketua Perbakin Waykanan Merky Defrienc yang hadir bersama jajaran juga turut membeli 20 botol madu Ansor Waykanan dan sebagian dibagikan untuk jamaah pengajian.

Kopi Jamu GP Ansor Waykanan dijual Rp100 ribu per kilogram. (Disisi Saidi Fatah/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru Pesantren, Halaqoh Ustadz Felix Siauw Terbaru

Jumat, 26 April 2013

Siswa Madrasah Raih Emas Beladiri Muaythai Nasional

Probolinggo, Ustadz Felix Siauw Terbaru

Anak desa bukanlah ukuran untuk tidak sukses. Setiap orang bisa meraih cita-citanya, karena yang menentukan adalah semangat juang ketika belajar dan menekuni keahlian yang dimilikinya.

Begitulah kira-kira gambaran untuk Mustakim, salah seorang alumnus Madrasah Tsanawiyah (MTs) Miftahul Ulum binaan Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama Kabupaten Probolinggo di Desa Tunggak Cerme, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Siswa Madrasah Raih Emas Beladiri Muaythai Nasional (Sumber Gambar : Nu Online)
Siswa Madrasah Raih Emas Beladiri Muaythai Nasional (Sumber Gambar : Nu Online)

Siswa Madrasah Raih Emas Beladiri Muaythai Nasional

Dalam turnamen Liga Nasional Muaythai Wakil Presiden (Wapres) Cup Seri ke-5 di GOR Gotong Royong Subang, Jawa Barat, Jumat (8/4) lalu, Mustakim telah berhasil merebut medali emas nomor tarung 43 kilogram.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

“Anak ini tidak hanya mengharumkan MTs Miftahul Ulum tempat dirinya belajar dulu, namun juga daerahnya Kabupaten Probolinggo dan Provinsi Jawa Timur,” kata Ketua Yayasan Miftahul Ulum Nurul Hasan M. Mushlih, Ahad (10/4).

Menurut Mushlih, saat menempuh pendidikan di MTs Miftahul Ulum, Mustakim telah tampak semangat ketika mempelajari ilmu Beladiri Muaythai dari guru olahraganya, Deby A. Gany. ?

Ustadz Felix Siauw Terbaru

“Mustakim tekun berlatih hampir setiap sore, hari-harinya selalu diisi dengan kegiatan latihan fisik dan mental. Semua itu ia lalui dengan baik walaupun sangat berat baginya,” jelasnya. Selain berlatih, dirinya juga meminta Mustakim untuk melatih adik-adik kelasnya yang saat ini masih belajar di madrasah tersebut bersama sang guru Deby A. Gany.

Atlet asal Desa Tunggak Cerme Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo ini, adalah peraih medali emas pertama dari Kontingen Jawa Timur. Secara spontan alumnus madrasah di Jawa Timur ini langsung melakukan sujud syukur setelah dinobatkan sebagai juara dan meraih medali emas setelah menaklukkan Aziz, perwakilan dari kontingen tuan rumah Jawa Barat.

“Meskipun berasal dari desa yang terpencil, namun berkat semangat yang tinggi dan gigih berlatih demi meraih prestasi dan mewujudkan mimpi-mimpinya, Mustakim bisa meraih prestasi di tingkat nasional,” ungkapnya.

M. Mushlih menegaskan bahwa Mustakim merupakan satu dari 11 atlet kontingen Jawa Timur yang berangkat ke Subang, Jawa Barat. Pada awal pertandingan, ia bermain tenang sehingga mampu mendominasi pertandingan. Pukulan dan tendangan yang dilakukan selalu membuahkan poin. Saat ronde ke 3, lawan Mustakim menyerah dan memilih tidak melanjutkan pertandingan.

“Prestasi yang diraih saat ini tidak hanya sampai di sini. Masih ada even-even lain yang lebih besar diantaranya PON 2016 yang akan digelar di Jawa Barat juga serta beberapa kejuaraan bergengsi di kancah Internasional,” terangnya.

Atas prestasi ini, Mushlih mengharapkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Probolinggo dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memberikan dukungan kepada Mustakim yang saat ini masih tercatat sebagai siswa kelas XI, di salah satu Madrasah Aliyah (MA) di Kabupaten Probolinggo. (Syamsul Akbar/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru Cerita, Makam Ustadz Felix Siauw Terbaru

Jumat, 19 April 2013

Siswa Madrasah Baca Qiro dengan Mengenakan Pakaian Adat

Yogyakarta, Ustadz Felix Siauw Terbaru. Perhelatan Ajang Kreasi Seni dan Olahraga (Aksioma) serta Kompetisi Sains Madrasah (KSM) 2017 di Yogyakarta menjadi instrumen penguatan karakter bangsa oleh Kementerian Agama.

Hal ini setidaknya terlihat ketika 14 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Yogyakarta melantunkan ayat suci Al-Qur’an dengan mengenakan pakaian adat Jawa dipadu blangkon sebagai penutup kepala pada Senin (7/8) dalam acara pembukaan Aksioma dan KSM di Stadion Mandala Krida Yogyakarta.

Siswa Madrasah Baca Qiro dengan Mengenakan Pakaian Adat (Sumber Gambar : Nu Online)
Siswa Madrasah Baca Qiro dengan Mengenakan Pakaian Adat (Sumber Gambar : Nu Online)

Siswa Madrasah Baca Qiro dengan Mengenakan Pakaian Adat

Di hadapan sekitar 12.000 hadirin yang memadati tribun stadion, 14 murid MI yang terdiri dari 9 siswa dan 5 siswi secara serasi melantunkan ayat 11 dari Surat Al-Mujadalah dan Surat Ar-Rahman ayat 33.

Suara emas mereka sejurus dengan warna emas pakaian adat yang mereka kenakan. Semua mata dan kamera tertuju kepada mereka. Bagi anak-anak madrasah, menguatkan nilai-nilai keislaman tidak lantas melepaskan identitas budaya bangsa.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an menggelegar memenuhi sudut-sudut stadion yang dipenuhi oleh para generasi muda berprestasi dari seluruh penjuru tanah air. Mereka berkompetisi selama satu pekan di bidang sains, seni, olahraga, dan karya tulis ilmiah untuk meraih prestasi tertinggi.

"Saya bangga menjadi bagian dari siswa madrasah. Saya sangat siap berkompetisi dengan siswa-siswi lain dari seluruh Indonesia," ujar Kholida Nailul Muna pada acara pembukaan lalu.

?

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Siswa MAN 3 Bantul, DIY ini merupakan salah seorang siswi berprestasi global. Ia meraih juara di ajang matematika internasional di Vietnam pada Juli 2017 lalu.

Sementara itu, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengungkapkan bahwa ajang Aksioma dan KSM ini mampu sekaligus menyiapkan bibit-bibit unggul di bidang sains dengan tetap mencintai bangsa dan negaranya.

“Selain berkompetisi, mereka berkumpul dari seluruh Indonesia untuk saling mengenal budaya dari daerah mereka satu sama lain sehingga tumbuh bukan hanya intelektualitasnya saja, tetapi juga integritasnya,” ujar Lukman. (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru Daerah Ustadz Felix Siauw Terbaru

Kamis, 04 April 2013

Ansor Gebog Bakti Sosial di Kampung Relokasi Bencana

Kudus, Ustadz Felix Siauw Terbaru. Pengurus Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengadakan kegiatan bakti sosial di kampung relokasi bencana, Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Jumat (13/3) pagi.

Ansor Gebog Bakti Sosial di Kampung Relokasi Bencana (Sumber Gambar : Nu Online)
Ansor Gebog Bakti Sosial di Kampung Relokasi Bencana (Sumber Gambar : Nu Online)

Ansor Gebog Bakti Sosial di Kampung Relokasi Bencana

Sedikitnya, 50 anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dan Corps Brigade Pembangunan Ikatan Pelajar NU (CBP IPNU) membantu mengerjakan perbaikan saluran irigasi dan meratakan akses jalan masuk di kampung tersebut.

Ketua PAC GP Ansor Gebog Dasa Susila mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian? terhadap warga relokasi korban longsor yang terjadi di Dukuh Kambangan, Desa? Menawan, satu tahun silam. Menurutnya, kini kampung relokasi memerlukan penataan infrastruktur seperti akses jalan masuk dan saluran irigasi yang layak.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

"Ansor menginisiasi baksos (bakti sosial) ini juga untuk mengajak masyarakat Kudus khususnya wilayah utara untuk tetap mengedepankan kepedulian terhadap sesama pasca bencana longsor Dukuh Kambangan, Menawan, lalu," ujarnya kepada Ustadz Felix Siauw Terbaru usai kegiatan.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Pada kesempatan itu, GP Ansor juga memberikan bantuan uang dengan harapan dapat digunakan untuk menambah perbaikan sarana umum di kampung relokasi. Bantuan uang tunai sebesar Rp 1.200.000 diterima kepala Desa Menawan yang kemudian diserahkan koordinator kampung itu.

"Bantuan anggota Banser Ansor tidaklah terlalu besar, namun mudah-mudahan bisa memberi manfaat. Saluran irigasi yang sudah ditata dan dirapikan bisa mengurangi percepatan kerusakan jalan yang masih berupa jalan tanah," tandas Dasa.

Kepala Desa Menawan, Solikin AH sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kegiatan sosial yang dilaksanakan GP Ansor dan generasi muda NU Gebog ini. Ia menjelaskan, di kampung relokasi itu rencananya akan ada 59 rumah yang didirikan. (Qomarul Adib/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru Pendidikan, Pertandingan, Kajian Sunnah Ustadz Felix Siauw Terbaru

Senin, 25 Februari 2013

Empat Perkara yang Diminta Gus Ipul kepada Organisasi Kepemudaan NU

Jombang, Ustadz Felix Siauw Terbaru. Wakil Gubernur Jawa Timur, H Syifullah Yusuf menyampaikan empat imbauan penting kepada pengurus Fatayat NU dan GP Ansor. Pertama, masing-masing pengurus Fatayat dan GP Ansor diminta menjaga keluarganya sendiri untuk tidak terpengaruh pada sejumlah paham yang berkembang belakangan ini. Menurutnya, saat ini sudah tak samar lagi berbagai kelompok yang tidak sejalan dengan Ahlussunnah Wal Jamaah an-Nahdliyah.

"Kelurga kita jangan sampai keluar dari suatu kelompok atau barisan, dalam Al-Quran sendiri disebutkan quu anfusakum wa ahlikum naroo," kata pria yang biasa disapa Gus Ipul ini saat memberi wejangan di resepsi Harlah ke-66 Fatayat NU dan ke-82 GP Ansor Jombang, Ahad (15/5) di GOR Merdeka, Jombang.

Empat Perkara yang Diminta Gus Ipul kepada Organisasi Kepemudaan NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Empat Perkara yang Diminta Gus Ipul kepada Organisasi Kepemudaan NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Empat Perkara yang Diminta Gus Ipul kepada Organisasi Kepemudaan NU

Kedua, lanjut ketua PBNU itu, agar kedua organisasi kepemudaan NU ikut empati dengan dunia pendidikan. Pendidikan dianggap penting untuk menyiapkan generasi bangsa yang cerdas. Madrasah atau sekolahan yang masih tertinggal jauh dari sisi kualitas pendidik atau sarana prasarananya, badan otonom (banom) NU tersebut hendaknya mengambil peran untuk membantu.

"Madrasah-madrasah yang membutuhkan bantuan baik dari sisi infrastruktur ataupun non fisik, Fatayat dan Ansor harus turun tangan," pintanya.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Ketiga, Fatayat dan Ansor harus berupaya memakmurkan masjid dan mushala dengan kegiatan-kegiatan keagamaan. Sebab dua tempat pribadatan umat Islam tersebut sangat berpotensi dialih fungsikan oleh sejumlah organisasi Islam radikal dan fundamental dalam menyebarkan ajaran-ajarannya.

Terakhir, penguasaan media sosial sangat penting untuk mengimbangi berbagai media yang dikelola oleh Islam garis keras. "Fatayat NU dan Ansor harus menguasai media sosial. Selama ini sejumlah media sosial banyak diisi oleh oknum-oknum yang berbeda ideologi," tandasnya. (Syamsul Arifin/Zunus)

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru Hadits Ustadz Felix Siauw Terbaru

Senin, 04 Februari 2013

Kisah Kejujuran dan Pertobatan Kaab bin Malik

Salah satu perang kenamaan di masa Rasulullah adalah Perang Tabuk. Perang ini terjadi pada tahun kesembilan Hijriah, tepatnya pada bulan Rajab. Berdasarkan beberapa riwayat, seperti dalam kitab Sirah Nabawiyyah karya Ibnu Hisyam, perang ini merupakan perang yang berat karena cuaca yang kering, keadaan paceklik, serta lokasi peperangan yang jauh. Kisah berikut disarikan dari keterangan kitab tersebut.

Di antara rombongan umat muslim itu, tersebutlah Kaab bin Malik yang tidak ikut serta dalam keberangkatan menuju Perang Tabuk. Sebelumnya, Kaab bin Malik dikenal di kalangan sahabat sebagai orang yang terpercaya, golongan orang-orang yang pertama masuk Islam, dan selalu mengikuti perang bersama Nabi. Orang-orang tidak meragukan keimanannya.

Kisah Kejujuran dan Pertobatan Kaab bin Malik (Sumber Gambar : Nu Online)
Kisah Kejujuran dan Pertobatan Kaab bin Malik (Sumber Gambar : Nu Online)

Kisah Kejujuran dan Pertobatan Kaab bin Malik

Sayangnya, pada perang Tabuk ini, Kaab bin Malik ketinggalan rombongan sebab keterlambatannya dalam menyiapkan perbekalan. Anda tahu, saat Kaab masih bingung dalam persiapan menuju medan perang Tabuk, ternyata Nabi dan sahabat lain sudah bergegas menuju medan peperangan.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Kaab bin Malik pun gelisah karena keterlambatannya ini. Ia mengetahui bahwa ketika ada umat muslim yang mangkir dari perang, dan bukan disebabkan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan, maka hal tersebut adalah termasuk dosa yang besar.

Dalam kegelisahannya itu, ketika keluar rumah, ia menemui bahwa yang masih berada di sekitar lingkungannya adalah orang-orang yang bermaksud mangkir dari peperangan – konon disebut kaum yang munafik – dan orang-orang lemah yang tidak mampu berperang.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Di sisi lain, seusai perang, Rasulullah SAW baru menyadari bahwa Kaab bin Malik tidak ikut serta dalam perang Tabuk itu. Ia menanyakan pada para sahabat,

“Kemanakah Kaab bin Malik?”

Kemudian ada yang mengatakan, konon seorang sahabat dari Bani Salimah, mempertanyakan jangan-jangan Kaab ini mementingkan dirinya sendiri. Tapi langsung ia didamprat oleh sahabat Muadz bin Jabal ra.

“Perkataanmu buruk sekali! Tidak pantas kau katakan itu atas Kaab bin Malik!”

Kaab menjadi resah saat ia tahu bahwa ia tertinggal dan absen dari perang. Hal yang ia resahkan, adalah bagaimana ia akan berujar pada Nabi tentang keadaan yang menimpanya. Sempat ada hasrat berbohong, tapi ia urungkan.

Setibanya Nabi di Madinah, lalu menunaikan sembahyang sebagaimana beliau amalkan seusai perang, orang-orang yang tidak mengikuti perang mendatangi beliau dan menyampaikan alasan-alasan mereka. Disebutkan kurang lebih delapan puluh orang. Nabi menerima alasan mereka, dan mengatakan bahwa beliau menyerahkan urusan kebenaran dalam hati mereka dengan Allah. Kaab bin Malik pun menjadi rikuh.

Ia beranikan diri mendatangi Nabi, lantas berkata dengan jujur,

“Sejujurnya Nabi, tidak ada yang menghalangi saya untuk mengikuti perang. Saya rela mendapat hukuman atas kesalahan yang telah saya perbuat. Daripada saya mendapat murka Allah atas alasan-alasan yang saya perbuat, lebih baik saya mendapat hukuman darimu, Nabi,”

Mendengar pengakuan yang tulus itu, Nabi menerimanya. Namun karena beliau tahu bahwa kesalahan yang diperbuat Kaab bin Malik adalah kesalahan yang besar, maka beliau memutuskan untuk menunggu jawaban dari Allah. Rupanya selain Kaab bin Malik, ada dua sahabat lainnya yang mengalami hal serupa, dengan alasan yang sama dengan Kaab bin Malik.

Beberapa hari kemudian, Nabi memerintahkan para sahabat untuk tidak mengajak bicara Kaab bin Malik dan dua sahabat lainnya itu sebagai bentuk hukuman. Tentu saja bagi mereka bertiga, hal itu terasa menyesakkan perasaan. Dalam riwayat, Kaab bin Malik berusaha bertingkah biasa, namun bagaimanapun ia merasakan tekanan yang berat saat diabaikan oleh sahabat-sahabat lainnya. Ia sempat berjumpa seorang sahabat, lantas bertanya,

“Tidak tahukah engkau bahwa aku ini sungguh mencintai Allah dan Rasul-Nya?”

Sahabat itu menjawab, “Hanya Allah dan Rasul-Nya yang mengetahui tentang hal itu,”

Kaab bin Malik semakin kesulitan. Kemudian pada hari keempat puluh, Nabi menambahkan bahwa Kaab bin Malik dan dua sahabat lainnya yang tidak ikut perang tersebut diminta untuk tidak mendekati istri-istri mereka. Tak terasa, hukuman itu terjadi sampai lima puluh hari. Pada hari kelima puluh itu, Kaab bin Malik melakukan salat sebelum fajar, lantas mengadukan masalahnya kepada Allah.

“Kaab!” Terdengar suara Nabi memanggil. Kaab bin Malik terkejut.

“Sungguh, ampunan Allah sudah tiba untuk kalian bertiga!” terang Rasulullah berseri-seri. Kemudian Rasulullah menyebutkan tiga ayat dari surat At Taubah, yaitu ayat 117 sampai 119 yang menjelaskan tentang ampunan Allah untuk mereka bertiga.

Kaab merasakah bahagia, yang dalam riwayat disebutkan bahwa ia tak pernah sebahagia itu sejak dilahirkan ibunya. Kejujurannya berbuah manis, meski ia harus menanggung konsekuensi atas alasan yang ia sampaikan akibat keterlambatannya mengikuti perang. Dan memang diriwayatkan bahwa alasan keteledoran mereka itu, bukanlah bermaksud untuk berpaling dari kewajiban perang, sehingga Allah mengampuni mereka bertiga. Setiap kejujuran memang sering berimbas pahit, namun bagaimanapun, ia adalah sikap berani mempertanggungjawabkan kesalahan, sebagaimana dicontohkan Kaab bin Malik dan dua sahabat itu. (Iqbal Syauqi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru Olahraga Ustadz Felix Siauw Terbaru

Senin, 07 Januari 2013

Ulama Madura, KH Mu’afa Asy’ari Wafat

Pamekasan, Ustadz Felix Siauw Terbaru. Masyarakat Madura diliputi duka yang amat mendalam. Pasalnya, ulama kesohor yang Pengasuh Pondok Pesantren Kebun Baru, Kacok, Palengaan, KH Ach. Muafa Asyari menghembuskan nafas terakhirnya, Kamis (24/1) sekitar pukul 09.30. 

Wafatnya Mustasyar PCNU Pamekasan ini, bersamaan dengan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Hujan lebat mengiringi kepergian suami Ny Hj Nur Awaliyah Mawardi.

Ulama Madura, KH Mu’afa Asy’ari Wafat (Sumber Gambar : Nu Online)
Ulama Madura, KH Mu’afa Asy’ari Wafat (Sumber Gambar : Nu Online)

Ulama Madura, KH Mu’afa Asy’ari Wafat

Saat Ustadz Felix Siauw Terbaru tiba di Pondok Pesantren yang dihuni sekitar 1.300 santri tersebut, masyarakat dari berbagai penjuru Madura sudah mulai menyemut. Para ulama pun merapatkan barisan guna menyembahyangi sekaligus mendoakan kelangsungan masa depan Kiai Muafa di akhirat.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Saudara almarhum, RKH Misbahul Munir, Lc, menuturkan bahwa Kiai Muafa didera penyakit komplikasi sejak tiga bulan terakhir. Selama itu, pihak keluarga sudah membawanya ke berbagai rumah sakit yang ada di Madura maupun di luar Madura.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

"Dan beliau menghembuskan nafas terakhirnya di Ponpes Kebun Baru, setelah sebelumnya rawat inap di rumah sakit Graha Merta Dr Soetomo Surabaya. Rumah sakit ini, angkat tangan sejak H-3 dari wafatnya beliau," tegasnya dengan wajah sayu. 

Rusdiyanto, salah seorang guru di Kebun Baru, menyatakan bahwa selama hidupnya, Kiai Muafa dikenal sangat berwibawa sehingga disegani banyak kalangan.

Kiai Muafa memiliki dua saudara. "Selain Kiai Misbahul Munir, Kiai Muafa juga bersaudarakan Ny Hj Robiatul Adawiyah Asyari. Dan Kiai Muafa meninggalkan anak angkat sematawayangnya, R Abu Saadad Nurul Ulum," terang H Muhammad Ali Wafa, Ketua II Bidang Madrasiyah Kebun Baru.

Diakui, selama hidupnya, perjuangan Kiai Muafa dalam menebarkan paham Aswaja cukup tinggi. "Bisa dikata, selama hidupnya diperjuangkan untuk NU," terang KH Ahmad Asir, Ketua Lembaga Pengembangan Pertanian NU Pamekasan.

Untuk diketahui, Kiai Muafa mengawali perjalanan hidupnya dengan mengaji kepada ayahandanya, KH Moh Asyari. Setelah itu, ia melanjutkan petualangannya dalam mencari ilmu dengan masuk Sekolah Dasar dan madrasah milik ayahandanya. Itu, ditempuhnya selama 6 tahun.

"Setelah tamat SD dan MI, dalam sejarahnya, beliau ingin melanjutkan pendidikannya di sekolah umum, tetapi sang ayah tidak merestui. Lalu, Pesantren Sidogiri menjadi pilihan dalam pelabuhan ilmu agama bagi beliau," tutur Jailani, salah seorang santri.

Dikatakan, awal mula Kiai Muafa menginjakkan kaki di Sidogiri ialah tahun 1973 M. Ketika itu, ia diterima di kelas enam Ibtidaiyah, setelah mengikuti tes layak masuk. Setamatnya kelas enam Tsanawoyah, ia menjadi utusan reguler mengajar setahun di Desa Baddian Tamanan Bondowoso, sebagai bentuk penerapan ilmu yang telah dipelajari selama di Sidogiri.

Setelah menjalankan tugas di Baddian, Kiai Muafa masih melanjutkan pendidikannya di Sidogiri dengan masuk Kuliah Syariah. Dalam menjalankan kewajiban sebagai santri, Kiai Muafa sangat antusias dalam segala bidang.

"Sehingga, tak selang beberapa lama, beliau diangkat sebagai Ketua Ikatan Keluarga Santri Madura (IKSMA) pada 1981-1982. Kemudian pada 1983-1984, beliau diangkat menjadi wakil kepala MMU Ibtidaiyah," beber KH Ahmad Asir.

Pada 1984, Kiai Muafa boyong dari Sidogiri dan langsung ke Mekkah, tanpa pulang ke rumah terlebih dahulu untuk melanjutkan pendidikannya.

"Selama di Mekkah, beliau menetap di kediaman Syaikh Ismail Al Yamani sekitar tujuh tahun," tekannya.

Setiap hari, Kiai Muafa mengaji kitab Hadits Kutub as-Sittah (Shohih Bukhari, Muslim, Sunan Abu Daud, Thurmudzi, Ibnu Majah, dan An-Nasai. Selain mendalami hadits-hadits Nabi, beliau juga mengaji kitab Ihya Ulumuddin setiap Hari Jumat yang ditempuh selama tiga tahun.

Dalam usaha menggapai cita-cita yang luhur, selama di Mekkah, tambahnya, Kiai Muafa juga berguru kepada Syaikh Mohammad Alawi Al-Maliki. Dari Syaikh inilah, Kiai Muafa mendapat ijazah plus Sanad Kitab Kutub as-Sittah.

"Selain itu, beliau juga berguru kepada Syaikh Abdullah al-Lahji, Syaikh Abdullah Dardum dan Syaikh Yasin Al-Fadani. Dari ketiga ulama tersebut, beliau lebih banyak mengambil ilmu gramatika arab (ilmu nahwu)," tukasnya. 

Redaktur    : A. Khoirul Anam

Kontributor: Hairul Anam

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru News, Nasional, AlaNu Ustadz Felix Siauw Terbaru

Sabtu, 05 Januari 2013

Muslimat NU Jepara Berkomitmen Kuatkan Ekonomi Umat

Jepara, Ustadz Felix Siauw Terbaru. Ekonomi yang mandiri digadang menjadi penyemangat bagi para aktivis Muslimat NU Jepara dalam berjuang untuk umat. Mewujudkan hal itu ratusan kader Muslimat NU Jepara antusias mengikuti seminar yang diadakan oleh Bank Indonesia di Hotel Jepara Indah, Sabtu (19/8).

Muslimat NU Jepara Berkomitmen Kuatkan Ekonomi Umat (Sumber Gambar : Nu Online)
Muslimat NU Jepara Berkomitmen Kuatkan Ekonomi Umat (Sumber Gambar : Nu Online)

Muslimat NU Jepara Berkomitmen Kuatkan Ekonomi Umat

Hadir sebagai pembicara, Anggota Komisi XI DPR RI F-PKB, Fathan Subchi, Manajer Fungsi Pelaksana Bank Indonesia Jawa Tengah, Abdul Rohman. Hadir pula Pimpinan Bank Jateng Kabupaten Jepara, Heri Supriyanto, dan Dinas Koperasi dan UKM Nakertrans Jepara, Nasukha.

Kata Fathan, Muslimat NU harus diberdayakan utamanya dalam bidang pengembangan ekonomi agar perjuangannya menegakkan agama bisa kuat dan solid. Pemerintah perlu terjun secara langsung membina Muslimat agar memiliki jiwa entrepreneur yang mantap.?

"Jiwa enterpreneur harus diasah dengan terjun langsung dalam usaha riil demi mewujudkan kemandirian ekonomi. Kemandirian ekonomi akan berdampak pada kuat dan solidnya muslimat jepara dalam mewujudkan islam yang ramatan lil alamin,” ujarnya.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Dalam kesempatan itu politisi asal Kabupaten Demak itu juga mengapresiasi atas berdirinya Koperasi Annisa yang dikelola Muslimat NU Jepara. Menurutnya itu bisa menjadi inspirasi bagi Muslimat yang lain untuk berjuang menyejahterakan umat.

"Saya dengar Muslimat Jepara memiliki Koperasi Annisa dan usaha catering. Itu bisa jadi modal dan inspirasi bagi muslimat yg lain untuk berwirausaha," ujar Fathan.

Sementara itu, Manager fungsi pelaksana Bank Indonesia Jawa Tengah, Abdul Rohman menyampaikan bahwa peran UMKM dalam menopang ekonomi nasional sangatlah besar. UMKM juga merupakan penyelamat jitu bagi ekonomi Indonesia sekaligus solusi saat terjadi krisis moneter.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

"Alasan Bank Indonesia mendukung program ini dan ikut membangun UMKM adalah untuk menjaga stabilitas moneter," ujar Rohman.

Adanya acara ini juga menjadi awal dari hubungan yang kuat antara Bank Indonesia dengan Muslimat NU Jepara dalam membangun jaringan. Acara bertajuk Peran Bank Indonesia dalam Akses Keuangan dan Pengembangan UMKM di Indonesia itu diakhiri dengan penyerahan kenang-kenangan sekaligus bukti kerja sama BI dengan Muslimat NU Jepara. (M. Farid/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru Aswaja, Doa, Bahtsul Masail Ustadz Felix Siauw Terbaru