Minggu, 06 November 2011

Nusron Wahid: Nama "Ansor" Punya Kekuatan Magis

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Terbaru. Kata ‘Ansor’ diambil sebagai nama organisasi yang menaungi gerakan pemuda NU. Dalam paruh pertama 1900-an, nama ini dipilih oleh para ulama dan pendiri Gerakan Pemuda (GP) Ansor untuk organisasi pemuda NU. Pengambilan nama ini bukan dilakukan secara sembarangan, tetapi melalui proses pikir yang matang.

Nusron Wahid: Nama Ansor Punya Kekuatan Magis (Sumber Gambar : Nu Online)
Nusron Wahid: Nama Ansor Punya Kekuatan Magis (Sumber Gambar : Nu Online)

Nusron Wahid: Nama "Ansor" Punya Kekuatan Magis

“Saudara-saudara sekalian, kenapa 78 tahun lampau organisasi pemuda NU ini diberi nama ‘Ansor’, bukan ‘Pemuda NU’? Berkali-kali saya katakan bahwa nama ‘Ansor’ sangat istimewa karena tafa’ulan (meneladani demi mengambil keberkahan). Para kiai dahulu bertafa’ul kepada Al-Quran dan sahabat Rasulullah SAW dalam menentukan nama pemuda NU ini. Beruntunglah kita memiliki nama demikian,” ungkap Nusron Wahid, Ketua Umum PP GP Ansor dalam pidato Peluncuran Hari Lahir (Harlah) GP Ansor yang ke-78, di Gedung PP GP Ansor, Kramat Sentiong, Jakarta Pusat, Selasa (24/4) malam.

Setelah kami teliti, papar Nusron, bersama para ulama-ulama muda bahwa Ansor adalah satu-satunya nama organisasi kepemudaan di dunia. Tetapi hanya satu nama organisasi di dunia ini yang tersebut di dalam Al-Quran. Falamma ahassa isa minhumul kufro qola  ‘Man ansori ilallah’? Qalal hawariyyuna ‘Nahnu ansorullah’. (QS Ali Imran: 52)

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Lebih dari 500 sahabat Ansor memadati hall Gedung PP GP Ansor. Gegap gempita Mars Ansor, membahana seisi ruangan. Mereka dengan semangat berkobar memekikkan yel-yel Ansor. Ribuan tangan terkepal, terangkat menuding langit. Mereka dengan seragam hijau Ansor, bergairah mengikuti Peluncuran Harlah GP Ansor ke-78. Titik puncak Harlah GP Ansor rencananya diselenggarakan tanggal 10 Juni 2012 yang dipusatkan di Surakarta, Jawa Tengah.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Orang yang menyebut kata ‘Ansor’ telah mendapatkan 50 kebaikan, tambah Nusron. Hal ini didasarkan pada hadis nabi yang mengatakan bahwa orang yang menyebut 1 huruf dalam Al-Quran mendapat 10 kebaikan. ‘Ansor’ sendiri terdiri dari 5 huruf. Kalau yang hadir minimal 500 sahabat Ansor sekali saja meneriakkan yel-yel Ansor, maka forum ini sudah menerima 25000 kebaikan. Kelakar Nusron ini disambut gemuruh tawa para hadirin.

Di ujung sambutannya, Nusron mengajak para sahabat Ansor untuk berdoa agar mereka dapat bertafa’ul agar kelakuan mereka benar-benar sama atau minimal mendekati dengan akhlak sahabat-sahabat Ansor pada zaman Rasulullah SAW.

Para sahabat Ansor di era Rasulullah, tegas Nusron, dikenal dengan manusia-manusia penting bagi zamannya, peduli dengan lingkungan, peduli dengan perjuangan dan sebagainya. Ratusan pemuda berseragam hijau yang sebagian berseragam coklat, mengamini doa Ketua Umum mereka. Seragam coklat adalah seragam khusus yang dikenakan Banser, Barisan Ansor Serbaguna. Banser adalah kesatuan istimewa Ansor yang menangani bagian lapangan.

Nusron mengajak lautan hadirin yang memadati Gedung PP GP Ansor untuk mengirim doa kepada para pendiri Ansor, KH Wahab Chasbullah, KH Tohir Bakri, KH Hasyim Asyari, KH. Wahid Haysim, semua pendiri NU dan semua pendiri Ansor agar amal ibadah dan jariyah mereka dapat dilanjutkan dalam perjuangan generasi muda NU ke depan.

Seusai doa, Nusron memimpin pembacaan surat Alfatihah untuk para pendahulu mereka. Sebelum meninggalkan podium, Nusron sempat melantangkan yel-yel Ansor. ‘Hidup Ansor! Hidup Ansor!’ kumandang Nusron diikuti ratusan sahabat Ansor yang menggemuruh.

Redaktur: A. Khoirul Anam

Penulis    : Alhafiz Kurniawan

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru Internasional, Sejarah, Fragmen Ustadz Felix Siauw Terbaru

Selasa, 25 Oktober 2011

Begini Suasana Lebaran di Italia

Roma, Ustadz Felix Siauw Terbaru?

Bertugas di negara yang mayoritas penduduknya Katolik menjadikan pengalaman berbeda. Lebaran di sini tentu saja tidak seramai di Indonesia. jumlah Muslim Indonesia di Italia masih bisa dihitung dengan jari. Setiap ada momen kumpul-kumpul seperti buka bersama, festival budaya, hari-hari libur nasional, dan lebaran menjadi obat kangen terhadap kampung halaman Indonesia.?

Semua diaspora yang terdiri dari pekerja, mahasiswa, dan native Italia yang menikah dengan orang Indonesia akan berdatangan ke tempat-tempat acara. Biasanya wisma KBRI di Via Campania, 55, 00187 Roma menjadi tempat acara bagi yang tinggal di Roma dan sekitarnya termasuk Vatikan.?

Begini Suasana Lebaran di Italia (Sumber Gambar : Nu Online)
Begini Suasana Lebaran di Italia (Sumber Gambar : Nu Online)

Begini Suasana Lebaran di Italia

Bagi masyarakat Indonesia di Milan, biasanya menyewa gedung pertemuan di Circolo Sempre Avanti, Via Bertola da Novate, 11, Novate Milanese, seperti acara buka bersama pertengahan Ramadhan lalu.?

Keharmonisan antarpemeluk agama di sini sangat terjaga. Masyarakat Indonesia di Italia sudah seperti saudara, mereka baik dan saling menghargai. Ketika ada suatu acara, maka semua akan bahu membahu membantu demi kesuksesan acara tersebut. Ada yang membawa makanan yang dibuatnya. Maka tidak heran menu makanan sayur asem lengkap dengan melinjonya pun ada di sini.?

Ustadz Felix Siauw Terbaru

“Melinjo beli di Indonesia langsung 3 kilogram, dititipkan kepada orang yang pulang ke Indonesia,” cerita Irwanda, Staff lokal KBRI di Roma.

Persiapan lebaran bagi orang-orang Indonesia di Italia tidak jauh berbeda dengan masyarakat Indonesia umumnya. Baju baru, ketupat, opor ayam, juga ada di sini. Open house di KBRI pun sudah disiapkan dengan hidangan pembuka bakso. Di rumah-rumah sudah disiapkan pula seperti somay buatan sendiri. Tentang kuliner, jangan khwtir. Orang indonesia sudah jagonya.

Masalahnya adalah di Italia tidak ada libur Idul fitri, sehingga di saat yang berbahagia ini, masyarakat Indonesia yang bekerja pun tetap harus masuk.

“Termasuk juga para diplomat, tidak boleh ada yang pulang ke Indonesia kecuali ada izin dari Kementrian Luar Negeri di Indonesia atau panggilan resmi dari instansi pemerintah,” kata Kolonel Bambang Dharmawan. Ia diplomat dari TNI Angkatan Laut. Selain untuk KBRI Italia yang meliputi Cyprus, Malta, San Marino, ia juga bertugas untuk KBRI Yunani. Tugas untuk tiga tahun, dan tidak boleh pulang jika tidak ada undangan atau panggilan tugas dari panglima.

Para diplomat biasanya memang bertugas selama tiga tahun di tempat penugasan. Mereka dibolehkan membawa anggota keluarga. Anak-anak yang dibawa biasanya mudah sekali beradaptasi dengan bahasa Italia. Hanya 3,5 bulan sudah lancar bahasa Italia. Anak-anak itu bergaul dengan teman-teman Italia di sekolah.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Kalau ada yang berbeda dari persiapan lebaran di Italia dengan di Indonesia, adalah bahwa di Italia kurang ramai saja. Di sini tidak ada misalnya bunyi petasan jangwhe yang meluncur ke atas seperti kebanyakan di Indonesia.?

Pada hari Jumat (23/6), digelar acara buka puasa bersama di kota suci Vatikan. Duta Besar Republik Indonesia untuk tahta suci Vatikan, Agus Sriyono mengatakan senang sekali melihat kebersamaan dan gotong royong masyarakat dalam mengisi akhir-akhir bulan Ramadhan. Keputusan Idul Fitri di Vatikan menunggu kepastian dan pengumuman resmi dari masjid Islamic Centre Roma setelah sidang penglihatan hilal.

Seperti di Indonesia, sebagai bentuk taat pada pemerintah, Idul Fitri menunggu juga keputusan Kementrian Agama, setelah dilakukan sidang isbat.?

Semoga puasa Ramadhan sebulan penuh yang kita lakukan mendapat ridla dari Allah SWT. Sehingga pasca berpuasa, ibadah yaang kita lakukan menjadi bertambah dan istikamah. Minal aidin wal faizin, Mohon maaf lahir batin. Selamat lebaran. Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1438 H, diucapkan dari Roma-Italia. (H Khumaini Rosadi, anggota Tim Inti Dai dan Media Internasional (TIDIM) LDNU, dan Dai Ambassador Cordofa 2017 dengan penugasan ke Roma, Italia)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru Budaya, PonPes Ustadz Felix Siauw Terbaru

Jumat, 30 September 2011

Isi Ramadhan, Pelajar NU Ciwaringin Berbagi Takjil dan Buka Stand Buku

Cirebon, Ustadz Felix Siauw Terbaru - Ramadhan yang penuh hikmah ini dimanfaatkan oleh Pelajar NU di Kecamatan Ciwaringin Kabupaten Cirebon untuk berbagi dengan masyarakat. Mereka berbagi takjil dengan masyarakat dan membuka stan buku bacaan untuk masyarakat.

Menurut Ketua IPNU Ciwaringin M Habibi, kegiatan dibagi dalam dua tahap. Pertama, kerja sama dengan Club Motor Moonraket pada 23 Juni. Kedua, kerja sama dengan Pemerintah Kecamatan Ciwaringin.

Isi Ramadhan, Pelajar NU Ciwaringin Berbagi Takjil dan Buka Stand Buku (Sumber Gambar : Nu Online)
Isi Ramadhan, Pelajar NU Ciwaringin Berbagi Takjil dan Buka Stand Buku (Sumber Gambar : Nu Online)

Isi Ramadhan, Pelajar NU Ciwaringin Berbagi Takjil dan Buka Stand Buku

"Alhamdulillah, tadi kita baksos berjalan dengan lancar. Dukungan dari camat, danramil, para kiai, dan sesepuh Ciwaringin sangat membuat kami semangat dalam berbagi," kata Habibi kepada Ustadz Felix Siauw Terbaru di pendopo kecamatan setempat, Rabu (28/6).

Buku-buku stand baca ini berasal dari berbagai perpustakaan di Ciwaringin.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

"Dengan terselenggaranya kegiatan ini, kita bisa terus belajar bersama dalam segala hal dan bisa melahirkan itikad-itikad yang baik dalam masyarakat," harap Habibi.

Sementara itu Ketua IPPNU Ciwaringin Indah Sari menjelaskan, selain baksos pihaknya juga mengadakan kegiatan tadarus keliling dari desa ke desa. Diawali dari desa Bringin, Gintung Kidul, Babakan, Gintung Tengah, Gintung ranjeng, Budur, Ciwaringin dan yang terkahir di desa Galagamba.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

"Seluruh kegiatan yang dimulai dari 8 Juni sampai 28 Juni ini merupakan komitmen yang bagus bagi para anggota dan kader IPNU-IPPNU," kata Indah.

Sebagai penutup, Habibi dan Indah menegaskan bahwa seluruh kegiatan yang dilakukan sebagai wujud solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.

"Juga untuk mengukur loyalitas dari setiap pengurus anak cabang dan ranting IPNU-IPPNU," tandas Habibi didampingi Indah. (Ayub Al-Ansori/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru Meme Islam, Daerah, Internasional Ustadz Felix Siauw Terbaru

Sabtu, 24 September 2011

Menunda Shalat saat Kantuk Berat

Rasa kantuk merupakan naluri alamiah yang dialami oleh hampir seluruh manusia. Naluri tersebut bisa datang kapanpun, baik di siang maupun malam hari. Tidak jarang juga rasa kantuk datang saat seseorang tengah asyik menjalankan aktivitas kesehariannya seperti bersekolah, bekerja, mengajar dan lain sebagainya.

Penyebabnya pun juga beragam, ada yang karena kecapekan sehabis bekerja, usai berolahraga, ataupun di saat sedang membaca buku. Persoalannya agak sedikit njelimet ketika rasa kantuk tersebut mendera saat seseorang akan melaksanakan ibadah shalat. Lantas apa yang seharusnya ia lakukan?

Menunda Shalat saat Kantuk Berat (Sumber Gambar : Nu Online)
Menunda Shalat saat Kantuk Berat (Sumber Gambar : Nu Online)

Menunda Shalat saat Kantuk Berat

Imam Al-Bukhari meriwatkan sebuah hadits yang bersumber dari Sayyidah Aisyah RA di mana beliau mendengar Rasulullah SAW menyebutkan, Seandainya salah seorang di antara kalian didera oleh rasa kantuk, sementara ia hendak melaksanakan shalat, maka sebaiknya ia tidur terlebih dahulu hingga rasa kantuknya hilang, karena ketika seseorang shalat dalam kondisi mengantuk, bisa jadi ia tidak sadar ketika berdoa, (sehingga dikhawatirkan) malahan mencela dirinya sendiri.”

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Sementara itu Imam Muslim meriwatkan hadits senada, akan tetapi bersumber dari Sayidina Abu Hurairah RA di mana Rasulullah SAW bersabda, “Apabila salah seorang di antara kalian shalat malam, lalu bacaan Al-Qur’annya menjadi tidak karu-karuan (lantaran mengantuk), maka hendaklah ia tidur terlebih dahulu!”

Konteks hadits ini sebenarnya berbicara tentang larangan untuk berlebih-lebihan dalam beribadah (shalat malam), dalam artian setelah shalat beberapa rakaat di tengah malam, berzikir, membaca Al-Qur’an, lalu rasa kantuk datang menyerang, maka seseorang dianjurkan untuk tidur terlebih dahulu sekadar menghilangkan rasa kantuknya. Namun Imam Nawawi dalam Syarah Muslim-nya menggarisbawahi sebagai berikut.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

? ? ? ? ?: "? ? ? ? ? ? ? ? ? ?" ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.

Artinya, “Sabda Rasul SAW di atas mengandung anjuran untuk melakukan shalat dengan khusyuk, sepenuh hati dan perhatian. Selain itu, hadits tersebut juga mengandung anjuran bagi orang yang mengantuk untuk tidur terlebih dahulu atau melakukan hal-hal yang bisa menghilangkan rasa kantuknya. Anjuran ini berlaku umum, baik untuk shalat fardu maupun sunat, baik shalat di malam atau di siang hari. Ini pendapat mazhab kami (Mazhab Syafi’i) dan mayoritas ulama dengan catatan shalat tetap dilakukan di dalam waktunya.”

Dengan demikian, dapat dipahami bahwa menunda pelaksanaan shalat dimaksudkan hanya untuk menjaga kualitas shalat agar tidak rusak oleh hal-hal yang membuatnya menjadi kurang khidmat dan khusyuk, karena substansi shalat pada dasarnya adalah munculnya rasa tenang, fokus, dan khusuk di dalam hati.

Poin ini akan sulit diperoleh oleh seseorang manakala ia shalat dalam kondisi mengantuk. Hal senada juga diingatkan oleh Rasulullah SAW dalam haditsnya yang lain sebagaimana yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari bahwa ketika azan sudah berkumandang, sementara makanan sudah terlanjur dihidangkan, maka seseorang dianjurkan untuk makan terlebih dahulu agar hasrat untuk makan tidak menganggu konsentrasinya dalam melaksanakan shalat.

Hal inilah yang kemudian mendorong sikap Sayidina Ibnu Umar RA, sebagaimana dikutip oleh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari Syarh Shahih Bukhari yang bersumber dari Nafi’, “Tetap meneruskan makannya tatkala iqamat shalat sudah dikumandangkan serta imam sudah memulai bacaan shalat.” Begitu juga sebagaimana yang diriwayatkan oleh Ibnu Hibban bahwa Imam Nafi’ pernah suatu kali menemui Sayidina Ibnu Umar ketika beliau hendak menjalankan shalat Maghrib. Kebetulan pada saat itu Imam Nafi’ membawakan hidangan berbuka puasa untuk beliau. Namun tiba-tiba iqamat shalat pun berkumandang, akan tetapi Sayidina Umar tetap melanjutkan makannya sampai selesai dan setelah itu baru melaksanakan shalat.

Perlu digarisbawahi juga terkait kebolehan mendahulukan tidur di saat sangat mengantuk atau makan di saat sedang sangat lapar daripada ibadah shalat hanya diperbolehkan manakala pelaksanaan shalat tersebut tidak keluar dari waktunya. Dengan demikian, ketika waktu shalat sudah sempit (hampir habis), sementara rasa kantuk mendera serta rasa lapar menghadang misalnya, maka tetap saja seseorang dianjurkan untuk shalat terlebih dahulu untuk menghormati waktu shalat, meskipun dengan kondisi yang sangat berat dan dilematis.

Simpulan tulisan ini adalah memang agama Islam merupakan agama yang sangat toleran, namun ia tidak untuk dipermudah-mudah ataupun bahkan disepelekan sama sekali. Allahu a’lam. (Yunal Isra)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru Anti Hoax Ustadz Felix Siauw Terbaru

Selasa, 06 September 2011

Sikapi Maraknya Hoax, Dai Muda Tingkatkan Kemampuan Literasi Media

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Terbaru. Penyebaran informasi yang masif melalui berbagai saluran media menyebabkan banjir informasi yang sulit ditentukan keshahihannya. Untuk itu, keberadaan para dai muda di tengah masyarakat harus mampu menjadi penuntun bagi masyarakat dalam memilih dan memilah informasi, agar tidak terjebak pada informasi palsu atau Hoax.?

Sikapi Maraknya Hoax, Dai Muda Tingkatkan Kemampuan Literasi Media (Sumber Gambar : Nu Online)
Sikapi Maraknya Hoax, Dai Muda Tingkatkan Kemampuan Literasi Media (Sumber Gambar : Nu Online)

Sikapi Maraknya Hoax, Dai Muda Tingkatkan Kemampuan Literasi Media

Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Forum Komunikasi Dai Muda Indonesia, Moh. Nur Huda menyatakan, para dai memiliki tanggung jawab penuh dalam memberikan pencerahan pada masyarakat, agar tidak tertipu pada informasi yang keliru.?

Untuk itu, perlu dilakukan peningkatan kompetensi literasi media pada dai muda yang hadir di tengah masyarakat. FKDMI, bersama dengan Kementerian Agama dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) akan menyelenggarakan Pelatihan Kader Dai Tingkat Nasional tahun 2017 tahap 1, dengan salah satu fokus bahasan menangkal informasi palsu (Hoax) di tengah masyarakat, dengan peningkatan kompetensi literasi media bagi para dai muda.?

Pelatihan ini akan dilaksanakan pada hari Kamis, 5 Januari 2017 di Kampus STAI Al-Aqidah Al-Hasyimiyyah Matraman Jakarta Timur.

Pelatihan kader dai ini akan diikuti oleh seratus orang dai muda yang ada di Jakarta dan utusan dari FKDMI tingkat wilayah. FKDMI berharap, dengan pelatihan ini, para dai mampu menjadi pelita bagi masyarakat di tengah membanjirnya informasi baik yang benar ataupun palsu.?

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Apalagi kondisi sosial masyarakat saat ini yang cenderung tegang dan berpotensi menimbulkan gesekan antar-umat beragama.?

“Jangan sampai para da’i tidak mampu mengarahkan masyarakat pada kebenaran, lantaran informasi palsu (hoax) dikemas sedemikian rupa seolah-olah itu adalah shahih,” ujar Huda.?

Huda juga mengingatkan empat sifat Rasulullah yang harus senantiasa diteladani oleh para da’i muda, yakni: Siddik (berkata benar), Tabligh (menyampaikan), Amanah (dapat dipercaya) dan Fathonah (cerdas).?

“Jika para dai senantiasa meneladani empat sifat ini, niscaya tidak ada celah sedikitpun untuk ikut serta menyuburkan informasi ? palsu yang cenderung memecah belah persatuan bangsa”, ujarnya.?

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Dirinya berharap, pelatihan dai ini dapat menghasilkan kader-kader dai yang mumpuni dan ikut membina masyarakat dalam mewujudkan tatanan yang Islami. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru Ulama, News, Tegal Ustadz Felix Siauw Terbaru

Rabu, 10 Agustus 2011

Pelantikan Ansor Cipanas Tekankan Politik Kebangsaan Bukan Partisan

Lebak, Ustadz Felix Siauw Terbaru. Pengurus Anak Cabang (PAC) Ansor Kecamatan Cipanas, Lebak, Banten, masa khidmah 2015-2018 di bawah pimpinan Nanang Supriatna resmi dilantik, Kamis, (30/4) lalu di Aula Kantor Kecamatan Cipanas, SK Resmi pelantikan ini dibacakan oleh Sekjen PC GP Ansor Lebak, Deden Z Farhan.

Tampak hadir dari PC GP Ansor Lebak, Wakil Ketua Nurul H Ma’arif, Wakil Sekretaris Ahmad Turmudzi, Endin Setiadin, Zaini Muftie. Hadir juga Camat Cipanas Najamudin, Kapolsek dan Danramil. Juga unsur MUI Cipanas, tokoh masyarakat dan organisasi kepemudaan. 

Pelantikan Ansor Cipanas Tekankan Politik Kebangsaan Bukan Partisan (Sumber Gambar : Nu Online)
Pelantikan Ansor Cipanas Tekankan Politik Kebangsaan Bukan Partisan (Sumber Gambar : Nu Online)

Pelantikan Ansor Cipanas Tekankan Politik Kebangsaan Bukan Partisan

Mewakili Ketua PC GP Ansor Lebak, Nurul H Ma’arif menyatakan, Ansor bukanlah organisasi politik. “Ansor berdiri di atas semua kaki. Karena itulah, cara pandang politik Ansor adalah politik kebangsaan bukan partisan. Itulah politik amar makruf nahi munkar yang menjadi haluan Nahdlatul Ulama,” ujarnya.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Ma’arif berharap, kepengurusan baru ini terdiri dari personil-personil yang amanah dan profesional. “Tanpa hal ini, kerusakan yang akan terjadi. Semoga juga, pengurus memiliki karakter yang aktif, kreatif, inovatif dan komunikatif,” jelasnya. 

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Tak lupa, Ma’arif juga berharap semoga Ansor yang bermakna penolong itu bergerak untuk turut membantuk semua pihak dalam mewujudkan kebaikan bagi masyarakat. “Kita membantu di bidang keagamaan dan kemasyarakatan. Inilah gerakan Ansor sebagai penolong,” tandasnya. 

Ketua terpilih, Nanang Supriatna berjanji untuk memberikan yang terbaik pada Ansor. “Insya Allah apa-apa yang diamanahkan oleh Pimpinan Cabang akan kami laksanakan dengan sebaik-baiknya,” terangnya.

Camat Cipanas, Najamudin, dalam sambutannya menyatakan, kini Kecamatan Cipanas menghadapi beberapa tantangan di kalangan generasi mudanya. “Sekarang mulai gencar miras, narkoba dan aliran yang nggak benar. Mari kita bersama-sama berjuang untuk membentengi generasi muda dari hal-hal negatif,” katanya. (Huda/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru Kajian Islam, Cerita, Nusantara Ustadz Felix Siauw Terbaru

Sabtu, 02 Juli 2011

NU Menjaga Bangsa dengan Segala Upaya

Nahdlatul Ulama (NU) lahir dari inspirasi untuk menegakkan nilai-nilai kemanusiaan dengan meneguhkan ajaran Islam yang terbuka (inklusif) dan moderat. NU juga menebarkan nilai-nilai Islam dengan tidak mencerabut akar tradisi dan budaya masyarakat sehingga jiwa nasionalisme tetap teguh terjaga.

Secara historis, sebelum mendirikan NU, ulama pesantren berupaya menumbuhkan jiwa nasionalisme para pemuda melalui berbagai wadah. Seperti yang dilakukan oleh KH Abdul Wahab Chasbullah (1888-1971), salah satu Pahlawan Nasional. 

Mbah Wahab mendirikan Tashwirul Afkar (pergolakan pemikiran) pada tahun 1914 untuk memberikan kebebasan berpikir kepada pra pemuda dan bangsa Indonesia yang pada akhirnya menumbuhkan kesadaran akan perlunya membebaskan diri dari penjajah yang tidak peri kemnausiaan.

NU Menjaga Bangsa dengan Segala Upaya (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Menjaga Bangsa dengan Segala Upaya (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Menjaga Bangsa dengan Segala Upaya

Kemudian, Pendiri Pesantren Tambakberas Jombang Jawa Timur ini juga mendirikan Nahdlatul Wathan (kebangkitan tanah air) pada tahun 1916 sebagai wadah internalisasi cinta tanah air kepada generasi muda sehingga tumbuh kesadaran untuk membangun bangsanya.

Perjuangan panjang ulama pesantren pada klimaksnya memberikan ruang bagi bangsa Indonesia untuk membebaskan diri dari penjajah sekaligus mempertahankannya. Misal ketika bangsa Indonesia berhasil memproklamirkan kemerdekaanya pada 17 Agustus 1945. 

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Tetapi dua bulan kemudian NICA (Belanda) dengan membonceng tentara Sekutu ingin kembali menjejakkan kekuasaannya, ulama seperti KH Muhammada Hasyim Asy’ari (1875-1947) mencetuskan Fatwa Resolusi Jihad NU pada 22 Oktober 1945, bahwa wajib hukumnya bagi setiap warga untuk mempertahankan kemerdekaan RI dari tentara sekutu.

Warisan kemerdekaan dari para ulama, santri, dan bangsa Indonesia tersebut tidak tanggung-tanggung senantiasa dijaga oleh warga NU hingga sekarang dalam bentuk apapun. Sejak pertama kali Hari Santri Nasional disahkan oleh pemerintah lewat Keppres Nomor 22 Tahun 2015, Nahdliyin memanfaatkannya dengan berbagai kegiatan yang bertujuan menumbuhkan spirit nasionalisme.

Seperti saat peringatan Hari Santri Nasional tahun 2016, NU menggulirkan gerakan 1 miliar shalawat Nariyah. Kegiatan santri dan Shalawat Nariyah 1 miliar inilah yang menjadi fokus utama informasi yang termuat dalam Majalah Risalah NU edisi November 2016. Lewat Shalawat Nariyah, NU ingin menegaskan bahwa upaya menjaga bangsa dan negara tidak cukup modal material, tetapi juga spiritual.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Pemimpin Redaksi Majalah Risalah NU, Musthafa Helmy menegaskan bahwa Hari Santri yang merupakan representasi kebangkitan bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan bukanlah hanya miliki NU, tetapi juga milik seluruh bangsa Indonesia. Karena ketika KH Hasyim Asy’ari mengeluarkan Fatwa Resolusi Jihad, seluruh bangsa Indonesia secara kompak ikut berjuang melawan agresi ulang Belanda tersebut.

Selain mengupas tuntas mengenai Hari Santri Nasional 2016, Majalah Risalah juga masih konsiten dengan bacaan dan informasi menarik lain. Majalah setebal 66 halaman ini juga mengupas profil Pesantren Raudlatun Nasyi’in Ash-Shidiqiyah Rembang Jawa Tengah yang menampilkan gaya arsitektur budaya Tionghoa. Menarik juga mencermati rubrik muthala’ah Kitab Ihya Ulumuddin karya Imam Al-Ghazali yang diasuh oleh Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail PBNU KH Abdul Moqsith Ghazali. Selangkapnya, selamat membaca!

(Fathoni Ahmad)

 

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru Nahdlatul Ulama Ustadz Felix Siauw Terbaru

Jumat, 24 Juni 2011

RMI dan LBMNU Jombang Bahas Stiker Sholat Tiga Waktu

Jombang, Ustadz Felix Siauw Terbaru. Beredarnya stiker ajakan sholat tiga waktu cetakan pesantren Urwatul Wutsqo Jombang menarik perhatian masyarakat. Isu ini kemudian diangkat pengurus RMI dan LBM NU Jombang pada forum bahtsul masail di pesantren Tarbiyatunnasyiin, Paculgowang, Jombang, Sabtu (7/3).

Puluhan peserta forum bahtsul masail terdiri atas perwakilan MUI, Kemenag Jombang dan kiai beberapa pesantren di Jombang dan sekitarnya.

RMI dan LBMNU Jombang Bahas Stiker Sholat Tiga Waktu (Sumber Gambar : Nu Online)
RMI dan LBMNU Jombang Bahas Stiker Sholat Tiga Waktu (Sumber Gambar : Nu Online)

RMI dan LBMNU Jombang Bahas Stiker Sholat Tiga Waktu

Ketua LBM PCNU Jombang Muhammad Shaleh mengatakan, “Selain MUI dan Kemenag Jombang, kami juga mengundang utusan dari tujuh pesantren. Lima di antaranya dari Paculgowang sendiri, Denanyar, Tambakberas, Rejoso, dan Lirboyo,” katanya.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Menurut Shaleh, forum ini membahas perihal hukum penyebaran stiker tersebut dan penanganan atau sikap para sesepuh NU. “Hari ini kami mengkaji terkait bagaimana hukum menfatwakan stiker itu dan penyikapan kita atas tersebar luasnya stiker tersebut,” tuturnya kepada Ustadz Felix Siauw Terbaru.

Dari literatur-literatur klasik rujukan pada pembahasan saat itu, peserta forum bahtsul masail menyepakati untuk menangguhkan (mauquf) isi stiker tersebut karena khawatir membuat resah masyarakat.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

“Kami sepakat untuk meng-counter isi stiker itu. Karena, dalam kitab-kitab salaf dan tafsir klasik tidak ada shalat tiga waktu atau shalat jama’ tanpa ada persyaratan-persyaratan khusus,” tambah Shaleh.

Kemudian pihaknya juga mengambil sikap untuk menghentikan peredaran stiker dari pesantren yang bersangkutan.

“Kita mendorong pihak yang berwajib untuk menghentikan stiker itu dari sumbernya. PCNU Jombang mengamanahkan MUI dan Kemenag untuk mengusulkan MUI pusat perihal rumusan-rumusan yang dihasilkan forum ini. Demikian juga Kemenag,” ujarnya. (Syamsul/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru AlaSantri, Kajian Sunnah, Kajian Ustadz Felix Siauw Terbaru

Senin, 23 Mei 2011

PCNU Cirebon: PMII Basis Gerakan NU di Kampus

Cirebon, Ustadz Felix Siauw Terbaru. Dalam rangka memperkuat arah pergerakan dan tradisi ke-NU-an, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cirebon bersilaturahmi ke kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon.

Dalam pertemuan pada Jum’at (2/1) siang tersebut, PMII berharap dukungan dan bimbingannya dari NU untuk menjalankan program keorganisasian di ranah mahasiswa.

PCNU Cirebon: PMII Basis Gerakan NU di Kampus (Sumber Gambar : Nu Online)
PCNU Cirebon: PMII Basis Gerakan NU di Kampus (Sumber Gambar : Nu Online)

PCNU Cirebon: PMII Basis Gerakan NU di Kampus

“Dengan silaturahmi ini kami berharap ke depan antara PMII dan PCNU bisa saling bekerja sama melaksanakan program kerja yang manfaatnya untuk para mahasiswa di Cirebon,” kata Ketua PMII Cirebon, M. Yazidul Ulum.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Yazid menambahkan, shilaturahmi ini juga bertujuan untuk pengenalan pengurus PMII Cirebon yang rencananya akan dilantik pada 10 Januari 2014 mendatang. “Ke depan tidak ada lagi pengurus cabang dan kader juga anggota PMII Cirebon yang tidak mengenal orang tuanya (NU-red),” terangnya.

Silaturahmi PC PMII Cirebon ini diterima dengan baik oleh Rais Syuriah PCNU Kabupaten Cirebon, KH Usamah Manshur dan Ketua Tanfidziah PCNU Kabupaten Cirebon, KH Ali Murtadlo.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

“Kami bangga dengan awal kepengurusan kali ini. Dan alhamdulillah kita bisa sharing bersama. Bagaimanapun PMII adalah basis gerakan NU di kampus. Sehingga antara NU dan PMII bisa saling bersinergi,” jelas Kiai Ali yang merupakan alumni PMII STIQ Jakarta.

Kiai Ali juga menambahkan bahwa saat ini PMII perlu memperkuat diri dari segi al-fikratul an-nahdliyah (pemikiran ke-NU-an) dan juga al-harakatul an-nahdliyah (gerakan ke-NU-an).

Hal senada disampaikan KH Usamah Manshur bahwa PMII merupakan anak kandung NU maka sudah selayaknya antara PMII dan NU saling bergandengan tangan menjaga, mempertahankan dan mengembangkan Ahlussunnah Wal-Jama’ah dan tradisi-tradisi NU dikalangan mahasiswa.

“Ada anekdot yang mengatakan bahwa PMII adalah anak hilang yang belum pulang kembali,” kata pengasuh Pondok Pesantren Annashuha ini.

Alhamdulillah, kata dia, dengan shilaturahmi ini anak yang dulu hilang kini sudah kembali. Terlepas PMII menjadi banom kembali atau tetap interdependen yang terpenting adalah tetap mengembangkan Aswaja annahdliyyah di kampus masing-masing juga di masyarakat.”

Dari data yang dihimpun, saat ini tercatat ada 1.500 anggota dan 200 kader PMII Cirebon terdapat berbagai kampus di Cirebon seperti IAIN Syekh Nurjati, Unswagati Cirebon, STAI Ma’had Ali Cirebon, STAI Bunga Bangsa Cirebon, STAI Cirebon, UNU Cirebon, dan STID Al Biruni Cirebon.? (Ayub Al Ansori/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru Amalan Ustadz Felix Siauw Terbaru

Minggu, 22 Mei 2011

Bazar UKM Ramaikan Harlah ke-92 NU di Kendal

Kendal, Ustadz Felix Siauw Terbaru. Bazar usaha kecil dan menengah (UKM) ikut meramaikan acara puncak peringatan harlah ke-29 NU yang digelar di GOR Bahurekso Sakti Kendal, Ahad (10/5).

Bazar UKM Ramaikan Harlah ke-92 NU di Kendal (Sumber Gambar : Nu Online)
Bazar UKM Ramaikan Harlah ke-92 NU di Kendal (Sumber Gambar : Nu Online)

Bazar UKM Ramaikan Harlah ke-92 NU di Kendal

Menurut panitia koordinator ? Bazar, Nanang Husni Faruq ? panitia telah menyediakan tidak kurang 10 tenda. Tiap-tiap tenda diisi dua MWC NU.Namun demikian ternyata yang ingin ikut bazar lebih banyak sehingga tenda kurang.?

"Belum lagi pedagang yang tidak terdaftar jumlahnya juga banyak sehingga halaman GOR menjadi penuh," jelas Nanang yang juga ketua HIPMI Cabang Kendal.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Lebih lanjut Nanang menjelaskan bahwa produk yang dipasarkan dalam bazar tersebut merupakan hasil dari masing-masing MWC dan meliputi bermacam-macam produk diantaranya kuliner, busana muslim, kaligrafi, madu, kitab/buku-buku NU, layanan pengobatan gratis dan sabagainya.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Ditambahkan oleh Nanang bahwa kegiatan bazar ini akan sering digelar untuk mendukung kegiatan NU ? sekaligus memberdayakan ekonomi warga NU yang rata-rata berada dalam strata menengah ke bawah. (fahroji/mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru Nasional, PonPes Ustadz Felix Siauw Terbaru

Rabu, 13 April 2011

NU Jateng Resmi Serukan Turun Jalan Lawan FDS

Banyumas, Ustadz Felix Siauw Terbaru - Pengurus Wilayah NU (PWNU) Jawa Tengah menolak Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah. Bahkan, secara resmi PWNU Jateng mengintruksikan kepada seluruh jajaran Pengurus Cabang NU di Jawa Tengah untuk memprotes kebijakan nasional tersebut.

Intruksi itu dikirimkan pada Senin, 7 Agustus 2017, kepada seluruh PCNU setempat dengan seruan agar seluruh warga NU di Jateng menggelar aksi terbuka menolak program Lima Hari Sekolah atau yang dikenal dengan full day school (FDS).

NU Jateng Resmi Serukan Turun Jalan Lawan FDS (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Jateng Resmi Serukan Turun Jalan Lawan FDS (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Jateng Resmi Serukan Turun Jalan Lawan FDS

"Setahu saya (seruan turun jalan) ini baru terjadi (dalam sejarah). Dan ini menandakan penolakan atas lima hari sekolah tersebut sangatlah serius oleh NU," kata KH Hudalloh Ridawan, jajaran PWNU Jawa Tengah kepada Ustadz Felix Siauw Terbaru, Rabu (9/8/2017).

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Ia mengatakan, Jawa Tengah adalah provinsi dengan jumlah warga NU terbesar kedua setelah Jawa Timur. "Maka jika NU di kedua provinsi ini bergerak, tandanya ada hal yang sangat besar harus disikapi oleh pemerintah," kata KH Hudalloh Ridwan.

Penolakan terbuka secara tegas atas program FDS itu bahkan sudah dilakukan oleh warga NU di Kabupaten Banyumas sebelum intruksi tersebut terbit. Setidaknya sekitar 15 ribu warga NU pada Senin, tururn jalan menolak program Mendikbud Muhajir tersebut.



(Baca juga: Ini Alasan-alasan Mendasar Kenapa NU Menolak FDS)


Ustadz Felix Siauw Terbaru

Meski demikian, PWNU Jateng mengimbau aksi turun jalan tersebut “dilakukan secara tertib dengan tetap menjunjung tinggi akhlaqul karimah dan meminta restu serta dukungan kepada para kiai dan tokoh NU setempat," demikian di antara bunyi dalam surat instruksi itu.

Surat resmi tersebut ditandantangi oleh Rais Syuriyah PWNU Jateng KH Ubaidillah Shodaqoh, Katib Syuriyah PWNU Jateng KH Ahmad Syaroni, Ketua Tanfidziyah PWNU Jateng Abu Hafsin, dan Sekretaris PWNU Jateng Moh Arja Imroni.

Abu Hafsin mengaku telah mengirim surat ke semua PCNU di Jateng. Imbuan menggelar demo untuk menyampaikan pendapat, kata dia, juga disertai dengan syarat tegas dari PWNU agar menjaga ciri khas NU sebagai organisasi kaum santri.

"Namun Demo tidak boleh urakan. Harus sesuai akhlak NU dan tidak boleh nutup jalan," kata KH Abu Hafsin.

Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Banyumas KH Maulana Ahmad Hasan membenarkan bahwa telah menerima surat intruksi tersebut. “Dan kami sudah melakukan aksi lebih dulu sebelum intruksi ini kami terima. Tentu warga NU marah kepada Mendikbud Muhadjir karena program 5 hari sekolah mengancam eksistensi madrasah diniyah dan pesantren yang dimiliki NU," kata KH Maulana Ahmad Hasan. (A Azka/Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru Jadwal Kajian, Kajian Ustadz Felix Siauw Terbaru

Senin, 21 Maret 2011

PBNU Imbau Masing-Masing Capres-Cawapres Tunda Deklarasi Kemenangan

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Terbaru. Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj meminta masing-masing capres-cawapres untuk menahan diri dalam mendeklarasikan kemenangan. Menurut Kang Said, deklarasi kemenangan oleh masing-masing pihak merupakan tindakan dini yang meresahkan. Pasalnya, kemenangan yang diklaim kedua pihak didasarkan pada hasil penghitungan cepat tim surveinya masing-masing.

PBNU Imbau Masing-Masing Capres-Cawapres Tunda Deklarasi Kemenangan (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Imbau Masing-Masing Capres-Cawapres Tunda Deklarasi Kemenangan (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Imbau Masing-Masing Capres-Cawapres Tunda Deklarasi Kemenangan

“Kita tetap menghormati kerja tim survei di alam demokrasi. Hanya saja semua pihak mesti menunggu proses penghitungan KPU sebagai penghitungan resmi yang diatur undang-undang,” ujar Kang Said dalam konferensi persnya di Gedung PBNU jalan Kramat Raya nomor 164, Jakarta Pusat, Kamis (10/7) siang.

Daripada deklarasi, capres-cawapres di masing-masing pihak ada baiknya bersama-sama mengawal penghitungan resmi KPU, harap Kang Said.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Warga juga perlu terlibat aktif dalam mengawal penghitungan baik di tingkat TPS, desa, kecamatan, kabupaten hingga level nasional. Sementara menunggu proses penghitungan KPU, warga juga perlu menjaga kerukunan bertetangga kendati perbedaan dukungan politik.

Di akhir konferensi, Kang Said menuntut kejujuran KPU dalam proses penghitungan. “Mereka mesti jujur mengumumkan siapa yang menang dengan menyebutkan data dan validasi yang bisa dipertanggungjawabkan.” (Alhafiz K)

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru Nusantara, Ahlussunnah, Kyai Ustadz Felix Siauw Terbaru

Jumat, 18 Maret 2011

SMA Nurul Jadid Inisiasi Kompetisi Bahasa Inggris Antarmadrasah

Probolinggo, Ustadz Felix Siauw Terbaru

SMA Nurul Jadid Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, menggagas English Competition 2016 bertema “Acquainting Indonesian Culture Through English”.

Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan SMP se-Kabupaten Probolinggo. Keikutsertaan mereka didampingi oleh para pembina sekolahnya masing-masing.

SMA Nurul Jadid Inisiasi Kompetisi Bahasa Inggris Antarmadrasah (Sumber Gambar : Nu Online)
SMA Nurul Jadid Inisiasi Kompetisi Bahasa Inggris Antarmadrasah (Sumber Gambar : Nu Online)

SMA Nurul Jadid Inisiasi Kompetisi Bahasa Inggris Antarmadrasah

“English Competition ini digelar dalam rangka menanamkan penguasaan bahasa asing sejak dini. Sebab bahasa Inggris ini merupakan salah satu alat untuk menguasai Iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi) dan memahami dunia yang lebih luas,” kata Faizin Samwil, kepala SMA di bawah naungan Pesantren Nurul Jadid Paiton itu, dalam pembukaan English Competition 2016, Selasa (9/2).

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Menurutnya, bahasa Inggris saat ini sudah menjadi salah satu bahasa internasional. Oleh karena itu, penguasaan terhadap bahasa asing ini harus dilakukan sejak dini agar tidak sampai ketinggalan dengan yang lain seiring dengan kemajuan zaman yang semakin pesat.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

“Bahasa Inggris merupakan salah satu kunci untuk menguasai Iptek. Selain itu juga untuk bisa berkompetisi di dunia global. Yang paling penting lagi, dengan bahasa Inggris kita bisa berpartisipasi dalam era perdagangan bebas Masyarakat Ekonomi Asean (MEA),” jelasnya.

Faizin mengharapkan agar kegiatan ini mampu menemukan pioner-pioner generasi muslim dalam penguasaan Bahasa asing. “Setidaknya kita mampu menyiapkan mereka agar bisa berkiprah dalam dunia global dan berbicara banyak dalam perdagangan bebas MEA,” pungkasnya. (Syamsul Akbar/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru Warta Ustadz Felix Siauw Terbaru

Jumat, 21 Januari 2011

Pekan Depan Pemkab Rembang Gelar Shalawat bersama Habib Syech

Rembang, Ustadz Felix Siauw Terbaru

Pemerintah Kabupaten Rembang Jawa Tengah pekan depan mengagendakan gelaran shalawat bersama Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf. Rencananya acara tersebut diselenggarakan pada 10 September 2017 di alun-alun kabupaten setempat.

Pekan Depan Pemkab Rembang Gelar Shalawat bersama Habib Syech (Sumber Gambar : Nu Online)
Pekan Depan Pemkab Rembang Gelar Shalawat bersama Habib Syech (Sumber Gambar : Nu Online)

Pekan Depan Pemkab Rembang Gelar Shalawat bersama Habib Syech

Bupati Rembang H Abdul Hafidz saat menghadiri acara Istighotsah dan Aksi Damai Tolak Five Days School (FDS) yang diselenggaran warga NU Rembang, Rabu (30/8), juga mengungkapkan tentang hal ini.

"Pemkab Rembang pada tanggal 10 September akan mengadakan shalawat bersama Habib Syech. Dan kami juga telah komunikasi dengan Pak Gubernur, insyaAllah akan hadir juga," terangnya.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Senada dengan Bupati Rembang, dalam halaman Facebook resmi Humas Setda Rembang juga dipaparkan tentang informasi ini.

"Rembang bersholawat, Minggu 10 September 2017 start pukul 19.00 WIB di Alun-alun Rembang bersama Habib Syech Abdul Qodir Assegaf dari Solo," tulis halaman Facebook tersebut.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Agenda ini mendapat sambutan positif dari warga Rembang. Hal ini tampak dari beberapa komentar dalam fanspage resmi Pemkab Rembang tersebut yang apresiatif terhadap kegiatan ini. (Aan Ainun Najib/Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru Meme Islam Ustadz Felix Siauw Terbaru