Kamis, 29 Mei 2014

Ansor Bondowoso Sukses Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di 10 Kecamatan

Bondowoso, Ustadz Felix Siauw Terbaru

Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, telah sukses menggelar kegiatan Wawasan Kebangsaan di sepuluh kecamatan di Bondowoso. Acara serupa bakal terus berlanjut hingga ke seluruh kecamatan.

Ansor Bondowoso Sukses Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di 10 Kecamatan (Sumber Gambar : Nu Online)
Ansor Bondowoso Sukses Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di 10 Kecamatan (Sumber Gambar : Nu Online)

Ansor Bondowoso Sukses Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di 10 Kecamatan

"Tinggal 13 tempat (kecamatan) yang masih belum melaksanakan," kata Ketua GP Ansor Bondowoso Muzammil, Sabtu (16/4) pagi. Kegiatan ini merupakan sarana sosialisasi sekaligus pengembangan wawasan kebangsaan dan ideologi negara kepada para pemuda.

Jumat (15/4), GP Ansor Bondowoso mengadakan rapat koordinasi dan evaluasi kegiatan yang bekerja sama dengan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) setempat ini di sekretariat GP Ansor Bondowoso, Jalan KH Agus Salim No. 85 Belindungan, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Menurut Muzammil, setiap kegiatan pasti ada kendala dan kendala dalam kegiatan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kali ini tidak signifiikan.? Sejumlah kekurangan bisa ditemukan jalan keluarnya dengan membenahi proses koordinasi dan komonikasi di masing-masing jajaran.

Turut hadir dalam rapat tersebut tim pelaksana kegiatan Wasbang GP Ansor, pengurus Satkorcab Banser Bondowoso dan Lembaga Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor.

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Salah satu panitia yang juga sekretaris PC GP Ansor Bondowoso, Ach. Humaidi menjelaskan, kondisi di lapangan selama kegiatan berlangsung lancar. "Alhamdulillah berjalan sesuai rencana, kerana kegiatan ini sudah di bentuk tim penanggung jawab yang selalu siap mengawal suksesnya kegiatan Wasbang oleh Kesbangpol kepada pemuda dan elemen masyarakat, khususnya pemuda Ansor,” tuturnya. (Ade Nurwahyudi/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru Pahlawan, Hikmah Ustadz Felix Siauw Terbaru

Minggu, 04 Mei 2014

Majalah Risalah Edisi Terbaru: Puasa dan Berlebaran Cara NU

Nahdlatul Ulama (NU) telah meng-ikhbar-kan 1 Ramadhan jatuh pada Senin, 6 Juni 2016. Hal ini berdasarkan keputusan dan ketetapan yang dilakukan oleh pemerintah melalui sidang itsbat pada Ahad (5/6) malam. Ketetapan ini berdasarkan pada pengamatan Hilal di 93 titik yang disebar oleh Kemenag dengan menggandeng LAPAN, Lembaga Falakiyah PBNU, dan lain-lain.

Nahdlatul Ulama tetap berpegang teguh pada metode rukyatul hilal sebagai instrumen penetapan awal bulan hijriah, termasuk Ramadhan dan Syawal. Langkah ini sama sekali tidak menafikan metode Hisab, karena metode perhitungan secara matematis ini perlu dibuktikan secara empiris. 

Majalah Risalah Edisi Terbaru: Puasa dan Berlebaran Cara NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Majalah Risalah Edisi Terbaru: Puasa dan Berlebaran Cara NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Majalah Risalah Edisi Terbaru: Puasa dan Berlebaran Cara NU

Ketua Lembaga Falakiyah PBNU, KH Ghazali Masroeri sering menekankan kepada seluruh masyarakat bahwa NU sama sekali tidak menafikan metode hisab, tetapi justru NU menggunakan metode hisab dengan almanak yang diterbitkan setiap tahun. 

Namun demikian, berangkat dari Sabda Rasulullah SAW, “Berpuasalah setelah melihat bulan, dan berlebaranlah setelah melihat bulan”, NU tidak berhenti di satu metode, tetapi berusaha membuktikan perhitungan matematis secara empiris dengan mengamati hilal secara langsung.

Demikian sekilas ulasan tentang Majalah Risalah Edisi 61/Tahun X/1437 H/Juni 2016 yang merupakan edisi terbaru. Selain mengulas persoalan puasa, Majalah yang kini dikemas dengan tampilan yang lebih besar ini juga melaporkan kegiatan International Summit of The Moderate Islamic Leaders (Isomil) yang diselenggarakan PBNU pada 9-11 Mei 2016 lalu di JCC Senayan Jakarta. 

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Kemudian, momen bulan haji juga dimanfaatkan Redaksi Majalah Risalah untuk mengulas perkara haji yang kini banyak mengalami perubahan secara pembiayaan yang lebih murah. Tentu hal ini merupakan kabar baik bagi para calon Jamaah Haji. Hal menarik lain yang juga perlu diketahui yaitu, Kementerian Agama mengeluarkan peraturan bahwa jemaah yang sudah pernah melakukan ibadah haji tidak diperkenankan berangkat lagi agar memberi kesempatan kepada jemaah yang belum pernah melakukan ibadah haji.

Edisi terbaru yang terbit 66 halaman ini juga memuat berbagai informasi dan bacaan substantif lain. Di bagian akhir majalah ini, terdapat tulisan renyah dari Dosen muda Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Indonesia, Fariz Alniezar yang mengulas tentang moderatisme keislaman yang selama ini diteguhkan oleh NU sehingga corak Islam khas Nusantara kerap menjadi inspirasi bagi carut marut dunia Islam selama ini. Selamat membaca! (Fathoni) 

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Terbaru

Ustadz Felix Siauw Terbaru Bahtsul Masail, Pahlawan, Daerah Ustadz Felix Siauw Terbaru