“Kami ingin para siswa mengenal dunia santri dengan mempelajari kitab kuning yang digunakan para santri di pesantren,” ujar Kepala SMA N 1 Bulakamba H Achmad Fatawi di ruang kerjanya, Rabu (31/5).
| Ramadhan, SMA N 1 Bulakamba Ngaji Dua Kitab Kuning (Sumber Gambar : Nu Online) |
Ramadhan, SMA N 1 Bulakamba Ngaji Dua Kitab Kuning
Kitab yang dibedah, kata Fatawi, yakni kitab Sulamut Taufiq yang membahas tentang fiqih dan tasawuf. Kitab kedua yakni kitab Uqudulujain yang membahas tentang rumah tangga yang sakinah mawadah wa rahmah.Uqudulujain penting diberikan kepada para siswa mengingat nantinya akan mengarungi bahtera rumah tangga. Diharapkan ketika berumah tangga memiliki ramah tangga yang harmonis. Rumah tangga yang memiliki metode 3 S, Sayangnya Suami Selangit, bagi sang istri juga Setia Setiap Saat.
Ustadz Felix Siauw Terbaru
Pembelajaran kitab kuning menggunakan metode sorogan dan bandongan. Dalam metode sorogan, setiap siswa mendapat kesempatan untuk belajar secara langsung dengan ustadz atau kiai.Ustadz Felix Siauw Terbaru
Sedangkan, metode bandongan dalam proses pembelajaran kiai membacakan, menerjemah, dan menerangkannya. Sementara para santri mendengarkan, menyimak, dan mencatat apa yang disampaikan oleh kiai yang memberi pengajian tersebut.“Kami menerapkan kedua metode tersebut agar siswa benar-benar memaknai diri sebagai seorang santri,” paparnya.
Kajian kitab kuning diikuti para siswa yang berminat. Para siswa membeli kitab kuning yang sudah dimaknai selanjutnya mengikuti kajian yang digelar sejak hari pertama Ramadhan hingga H-7 Ramadhan. “Kajian digelar setiap bada dhuhur pukul 12.30 sampai 13.30,” terangnya.
Selain membedah dua kitab, lanjut Fatawi, para siswa juga akan mengikuti lomba Khithabah, Asmaul Husna, Puitisasi Al-Quran, dan Tartil Quran. Lomba diikuti seluruh siswa kelas 10 dan 11dari 22 kelas, usai ujian penilaian akhir tahun yakni pada tanggal 12-14 Juni.
“Peringatan Nuzulul Quran juga akan digelar pada 15 Juni,” pungkasnya.
Dalam pengamatan Ustadz Felix Siauw Terbaru, SMA N 1 Bulakamba bernuansa Islami. Di setiap lorong antarkelas terpasang dengan indah tulisan asmaul husna hasil karya siswa. Mushalla juga berdiri megah untuk kegiatan shalat dan ibadah lainnya. (Wasdiun/Alhafiz K)
Dari Nu Online: nu.or.id
Ustadz Felix Siauw Terbaru News Ustadz Felix Siauw Terbaru
Tidak ada komentar:
Posting Komentar